ADHI KARYA (Saham ADHI) – th. 2020

9/4/2020, 19:58 WIB

ADHI menjadi salah satu saham sektor kontruksi yang saat ini (th. 2020) sempat berada pada posisi harga saham terendah sejak hampir 10 tahun terakhir, akankah “melejit” di tahun 2020/2021 ?

 

Emiten : Saham ADHI – PT. Adhi Karya (Persero) Tbk.
Harga Saham (saat publish/posting) : IDR 590/lembar
Level IHSG (saat publish/posting) : 4,649 – April 2020

 

PT. Adhi Karya (Persero) Tbk. atau ADHI adalah perusahaan BUMN yang bergerak di bidang konstruksi dan merupakan perusahaan konstruksi pertama yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengan komposisi kepemilikan oleh Pemerintah sebesar 51%, Employee Management Buy Out atau yang lebih dikenal dengan EMBO sebesar 24,5% dan Publik sebesar 24,5%. Kegiatan utamanya antara lain adalah Jasa Konstruksi, Indsutri, Properti, Energi serta Investasi. Dulunya, ADHI bermula dari sebuah perusahaan milik Belanda bernama Architecten-Ingenicureen Annemersbedrijf Associatie Sexlle & de Bruyn, Reyerse & de Vries N.V. (Associatie N.V.). Lalu, pada tanggal 11 Maret 1960, perusahaan Belanda ini dinasionalisasi menjadi perusahaan Negara, yaitu PN Adhi Karya. Salah satu proyek terbesar yang pernah diselesaikan ADHI adalah Jalan Tol Benoa di Bali yang merupakan jalan tol di atas laut pertama yang dibangun di Indonesia.

Tahun 2020 ini telah terhitung 5 tahun sejak program pemerintah Indonesia dalam membangun infrastruktur secara besar – besaran tengah dilakukan yang mana tentu harusnya punya potensi positif utama nya bagi perusahaan di bidang kontruksi. Namun kenyataannya belum cukup ada efek positif yang signifikan untuk sebagian besar perusahaan di sektor kontruksi terutama pada kenaikan harga sahamnya (harga saham ADHI dan beberapa emiten sektoral yang sama masih retracement meski kinerja atau fundamental perusahaan pada sektor ini bisa dikatakan Not Bad & masih mampu mencetak laba yang positif).

Perlu untuk diketahui bahwa berdasarkan LK ADHI di kuartal 3Q19/9M19 (LK 4Q19/FY19 belum terbit saat review ini ditulis atau dipublish), Adhi Karya menunjukkan performa atau kinerja yang bisa dikatakan cukup MENARIK atau Not Bad, mengingat performa ADHI masih menunjukkan peningkatan Laba yang kecil & masih “bertahan” bernilai POSITIF pada valuasi yang bisa dikatakan MURAH. Selain itu harga saham ADHI saat ini [termasuk] terendah sejak hampir 10 tahun terakhir. Fakta tersebut bisa menjadi peluang dalam memperoleh saham kontruksi dengan valuasi yang bisa dikatakan MURAH dengan catatan serendah – rendahnya performa ADHI tidak sampai menunjukkan Laba Bersih MINUS atau NEGATIF.

Pertanyaannya, kenapa harga saham ADHI masih retracement atau turun atau belum kembali naik setidaknya hingga saat review ini ditulis ?.

Hal tersebut lebih kepada keadaan kondisi penilaian pasar, dimana sebagian besar perusahaan kontruksi juga demikian (masih mengalami retracement pada harga sahamnya), seperti saham PTPP, WSKT dan juga WIKA.

Hal yang perlu juga untuk dipahami bahwa kelanjutan program pemerintah Indonesia dalam membangun infrastruktur secara besar – besaran masih berlanjut setidaknya hingga beberapa tahun mendatang. Itu artinya sebagian besar sektor kontruksi termasuk ADHI masih akan memperoleh sejumlah proyek yang bisa mendorong kinerja perusahaan.

Review secara sederhana, singkat, relevan, logis dan obyektif di atas Penulis pikir cukup menjelaskan secara prudent dan konservatif mengenai saham ADHI setidaknya untuk saat ini. But, dari beberapa poin yang terpenuhi di atas maka poin terpenting selanjutnya terkait “Tindakan yang ideal untuk dilakukan selanjutnya Pada Saham ADHI” berdasarkan pada laporan keuangan tentu diuraikan lebih detail hanya pada review versi lengkapnya di Ebook Kuartalan.

 

Emiten : Saham ADHI – PT. Adhi Karya (Persero) Tbk.
Rating Fundamental 3Q19/9M19 (saat review) : Menarik / Biasa Saja / Buruk
Pada Harga IDR 590/lembar, Rating Valuasi Saham ADHI : B (Murah)
Pada Harga IDR 590/lembar, Margin to Fair Saham ADHI : + 65%

 

Successful Investing Takes Time, Discipline and Patience

** Warren Buffet **

 


Rating Valuasi Saham : A (Sangat Murah), B (Murah), C (Hampir Wajar), D (Wajar), E (Hampir Mahal).
Rating Valuasi Saham mempertimbangkan : PBV, PER, ROE, DER, QV (Qualitative Value), RR (Risk Rate) dan HSP (Historis Stock Price) pada saat penilaian atau pengukuran Rating Valuasi Saham tersebut.


Kenapa analisis dalam kaidah value investing sangat penting ?. Karena hal ini menjadi acuan utama atas keputusan penting dalam membeli suatu saham.

Jika nanti harga suatu saham yang telah memenuhi kriteria saham Value Investing (pada Harga BELI tertentu) ini nantinya mungkin terjadi retracement atau penurunan tajam, sebagai value investor hal ini di pandang sebagai bentuk moment “Salah Harga” dan tentu nya dapat dilakukan kesempatan untuk melakukan aksi BELI dan bukan hanya BINGUNG, GALAU ataupun PANIK mengikuti kata pelaku pasar yang tidak memiliki “acuan hasil analisis komprehensif” dalam pengambilan keputusan untuk BELI suatu saham yang memang MENARIK.

Fasilitas andrianoktianto.com (klik disini) // Tipe Investor yang Cocok Value Investing Saham (klik disini) // Tentang Value Investing andrianoktianto.com (klik disini) // Profil Penulis andrianoktianto.com (klik disini) // Join atau Registrasi andrianoktianto.com (klik disini) // Workshop Value Investing Basic to Intermediate (klik disini) // Private Value Investing (klik disini)

Share hasil analisis beberapa saham terbaik (Sesuai kaidah Value Investing) di website andrianoktianto.com baru Kami lakukan terbatas. Hal ini untuk menjaga Ekslusivitas Anggota / Member andrianoktianto.com.

Temukan hasil review saham – saham pilihan selanjutnya hanya dengan registrasi atau join membership andrianoktianto.com (klik disini) dan dapatkan review lengkap saham – saham pilihan di Ebook Kuartalan andrianoktianto.com sesuai kaidah Value Investing – Warren Buffet / Benjamin Graham (klik disini).

 


TagLine : value investing indonesia andrianoktianto.com // value investing saham // investasi saham pemula // investasi saham berpengalaman // value investor Indonesia // metode value investing // saham value investing indonesia


 

E-book Review atas Laporan Keuangan Kuartal I – Tahun 2020

Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartal I – Tahun 2020   Dear investor dari berbagai ...

GUDANG GARAM (Saham GGRM) – th. 2020

GGRM salah satu perusahaan produsen rokok terbesar di Indonesia, saat ini (th. 2020) sempat berada ...

BLUE BIRD (Saham BIRD) – th. 2020

Saham BIRD, IPO sejak akhir tahun 2014 dan mulai akan “melejit” di tahun 2020/2021 ? ...

WASKITA KARYA (Saham WSKT) – th. 2020

WSKT termasuk saham sektor konstruksi dimana perolehan proyeknya baik dari proyek pemerintah maupun proyek swasta ...

PT PP (Saham PTPP) – th. 2020

Salah satu saham sektor konstruksi, properti, dan infrastruktur yang saat ini (th. 2020) sempat berada ...

ASTRA OTOPARTS (saham AUTO) – th. 2020

Ekspansi produk, penambahan Outlet Shop & Drive guna perbesar pangsa pasar, efisiensi biaya utama hingga ...