Agung Podomoro Land : UnderValue, Brand & Iconic Property :: Saham APLN Good or Bad (2019) ?

25/6/2019, 10:56 WIB

Good or Bad saham APLN ? : Mulai dari Pengembangan berbagai properti ikonik serta proyek landmark berkualitas tinggi, Ekspansi proyek properti yang terus dilakukan, Valuasi saham yang telah UnderValue [setelah di lakukan comparasion dengan beberapa saham sektor properti], Experience bisnis properti yang telah sangat dikenal secara luas oleh masyarakat [terutama sejak keberhasilannya “mencetak” jargon atau slogan “Senin Harga Naik” di setiap perhelatan pemasaran produk properti dari Agung Podomoro Land] hingga Siklus saham sektor properti yang menunjukkan dimulainya fase kenaikan, maka Apakah saat ini merupakan peluang menarik untuk memiliki saham APLN ?

Apakah harga saham APLN sanggup mencapai ke >300/share ?.

(Gambar APLN)

[ Jika Anda sering berkunjung ke situs andrianoktianto.com, pasti Anda ingat beberapa waktu lalu Penulis sempat memberikan potensi dari menariknya saham – saham pilihan yang akhirnya melejit (sebelum harga sahamnya sempat retracement ekstrem akibat panic selling effect pada akhir kuartal III tahun 2018 & pertengahan Mei 2019) tinggi seperti saham WOOD yang bisa Anda baca [ disini ], saham SMCB yang bisa Anda baca [ disini ], saham KINO yang bisa Anda baca [ disini ], saham UNVR yang bisa Anda baca [ disini ], saham JSMR yang bisa Anda baca [ disini ], saham SILO yang bisa Anda baca [ disini ] serta beberapa saham lainnya. Menariknya kali ini Penulis akan memberikan artikel terkait analisis saham APLN di bawah ini jadi silahkan baca hingga tuntas. Jika Anda ingin baca artikel saham – saham pilihan andrianoktianto.com lainnya bisa Anda baca (disini) ]

[ sebelum Anda membaca artikel soal analisis saham APLN maka penulis menyarankan alangkah lebih baik lagi Anda membaca (artikel ini) untuk lebih memahami pentingnya mindset value investing setelah hasil analisis itu sendiri ]

Hasil analisis [terbatas] saham APLN ini di publish via Website andrianoktianto.com pada Mei 2019. Tentunya E-book review analisis saham APLN telah di publish lebih dulu secara RealTime via email dengan versi hasil review yang tentu lebih lengkap (menjelang pertengahan tahun 2019).


Berikut adalah review Penulis yang tertuang pada Ebook Kuartalan 1Q19/3M19 saham APLN yang telah terbit beberapa waktu lalu atau menjelang pertengahan tahun 2019 [Catatan : Anda bisa membacanya dibawah ini]

Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartalan [1Q19/3M19] saham APLN ini terbit lebih dulu via email sejak menjelang pertengahan tahun 2019 dan ditulis sejak harga saham APLN berada dikisaran 165/share.


APLN atau PT. Agung Podomoro Land Tbk. adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan properti. PT. Agung Podomoro Land Tbk. memiliki area pengembangan properti antara lain di Jakarta, Medan, Batam, Bandung, Makassar, Bali, dan Balikpapan. Kegiatan bisnisnya meliputi pengembangan kawasan properti terpadu yang meliputi apartemen, perkantoran, pertokoan, pusat perbelanjaan, perhotelan, perumahan, dan pusat rekreasi beserta fasilitasnya. Proyek landmark APLN yang berkualitas tinggi ada beberapa nama yaitu Kota Podomoro, Kota Kuningan, dan Kota Senayan. Sejak tahun 1973 hingga sekarang, anggota Agung Podomoro Group telah menyelesaikan atau memulai pembangunan lebih dari 70 proyek properti. So, APLN adalah entitas unggulan dari Agung Podomoro Group (APG) yang termasuk dalam salah satu pengembang real estat yang tumbuh paling cepat dan terbesar di Indonesia dengan minat pada superblok, properti ritel, perkantoran, apartemen dan perumahan, dan hotel.

Ada 3 poin signifikan yang menjadi pertimbangan dalam melihat “nilai” dari saham APLN setidaknya hingga saat ini, yaitu :

  • [point 1] Memiliki valuasi yang telah cukup murah atau UnderValue [Catatan : Anda bisa memiliki bisnis yang tidak bisa dipandang sepele dengan mengeluarkan “biaya” atau nilai investasi yang murah jika mulai meng-akumulasi sahamnya saat ini] serta historis saham pada titik terendah sejak IPO.

APLN atau PT. Agung Podomoro Land Tbk. di harga kisaran 165-an/share memiliki valuasi MURAH yang mana tentunya dengan mempertimbangkan penilaian kualitatif APLN, menariknya valuasi saham APLN ini [juga termasuk] menjadi saham sektor properti dengan valuasi termurah saat ini [Catatan : setelah di lakukan comparasion dengan beberapa saham sektor properti seperti CTRA, PWON dan MDLN] dan berada pada historis harga saham terendah dalam kurun waktu lebih dari 5 tahun yaitu dikisaran 136/share – 190/share atau dibawah 200/share setidaknya sejak menjelang akhir tahun 2018 hingga saat ini atau menjelang pertengahan tahun 2019. Meski perlu di pahami bahwa valuasi MURAH pada saham APLN saat ini bisa dikatakan wajar terjadi karena kinerja APLN yang belum cukup bagus. But, lebih dari itu saat ini APLN [juga] dalam masa proses ekspansi ditengah mulai menguatnya IDR terhadap US$ dan stabilnya suku bunga BI. Jadi, ada peluang disini ! [Catatan : lanjutkan dengan membaca poin berikutnya terkait BRAND atau Intangible Asset hingga siklus saham sektoral].

  • [point 2] Memiliki Intangible Asset yang bisa dikatakan masih akan menarik atau menarik hingga setidaknya saat ini [Catatan : Brand / merk, Formula Produksi, Pangsa Pasar dan sebagainya].

APLN atau PT. Agung Podomoro Land Tbk. merupakan perusahaan bisnis utama pengembang properti terdiversifikasi terintegrasi terkemuka di segmen real estat ritel, komersial, dan perumahan dengan kepemilikan yang beragam yang memiliki Intangible Asset kuat pada BRAND atau merk serta pangsa pasar dan pengalamannya selama lebih dari 40 tahun ! sebagai anggota APG atau Agung Podomoro Group.

Nama atau brand Agung Podomoro Land telah sangat dikenal secara luas oleh masyarakat terutama sejak keberhasilannya “mencetak” jargon atau slogan “Senin Harga Naik” di setiap perhelatan pemasaran produk properti dari APG tersebut. But, bukan tanpa alasan jargon “Senin Harga Naik” dari Agung Podomoro Land tersebut menjadi sangat dikenal oleh masyarakat, melainkan karena memang secara penilaian kualtitatif value brand Agung Podomoro Land ditunjukkan melalui pelopor pengembangan superblock, proyek pengembangan beberapa properti ikonik hingga proyek landmark berkualitas tinggi untuk beberapa nama yaitu Kota Podomoro, Kota Kuningan dan Kota Senayan yang tentunya telah dikenal oleh masyarakat secara luas.

Tentu saja tidak hanya itu, kuatnya nilai Intangible Asset Agung Podomoro Land juga ada pada pengalaman selama lebih dari 40 tahun sebagai anggota Agung Podomoro Group yang telah memulai dan menyelesaikan lebih dari 70 proyek properti dengan proyek-proyek mulai dari apartemen murah hingga apartemen mewah, perumahan, perumahan mewah, mal lingkungan, ruko, hotel, soho dan menara perkantoran.

Jadi, Intangible Asset berupa brand, pangsa pasar hingga pengalaman Agung Podomoro Land inilah yang tidak bisa di nilai MURAH. So, memperoleh saham APLN saat di valuasi yang bisa dikatakan UnderValue bukan merupakan keputusan yang asal “main – main” tanpa pengukuran dan pertimbangan komprehensif serta mendalam.

  • [point 3] Memiliki siklus saham sektoral yang menunjukkan akan dimulainya fase kenaikan setidaknya saat ini [Catatan : dilihat berdasarkan indeks sektoralnya].

Saham APLN atau PT. Agung Podomoro Land Tbk. adalah saham sektor properti yang paling konservatif secara valuasi dan paling berpotensi jika dinilai berdasarkan intangible asset nya setidaknya sampai dengan saat ini [Baca : menjelang akhir 2018 – menjelang pertengahan tahun 2019], ketika indeks sektoral properti atau ^JKPROP atau Construction, Property & Real Estate berada pada tingkat terendahnya dalam kurun waktu 5 tahun terakhir yaitu dikisaran poin 404 menjelang akhir tahun 2018 dan mulai naik menjelang pertengahan tahun 2019 dikisaran poin 470. Artinya, pemilihan saham APLN ini cukup dominan berdasarkan penilaian valuasi saham yang masih undervalue, kualitatif value berupa brand perusahaan dan peluang yang ditunjukkan oleh indeks ^JKPROP saat akan mulai melanjutkan kenaikannya dimana hal ini cukup dikonfirmasi dengan tingkat kurs IDR terhadap US$ yang menguat hingga kisaran IDR 14,000/US$ serta tingkat suku bunga BI atau BI 7-Day Repo Rate masih cukup stabil dikisaran 6% [Catatan : saat review ini ditulis].

 

Hingga kuartal Kesatu tahun 2019 ini belum ada perkembangan atau aksi korporasi terbaru dari APLN yang perlu Penulis berikan review khusus nya.


Jadi khusus untuk saham APLN pilihan Penulis ini, Anda atau para pembaca bisa kembali membaca poin – poin di atas atau di awal yang sebelumnya Penulis sampaikan.

Terkait Laporan Keuangan di kuartal 1Q19/3M19 saat ini kinerja APLN belum menunjukkan atau mencerminkan Recovery Fundamental dan beberapa poin lainnya. Tentu saja masih dibutuhkan konfirmasi adanya perkembangan untuk kinerja saham APLN di kuartal selanjutnya.

Namun, Jika saat ini [Baca : menjelang pertengahan tahun 2019] harga saham APLN masih juga retracement atau belum menunjukkan kenaikan yang signifikan maka hal ini dikarenakan fundamental dari APLN belum menunjukkan atau mencerminkan Recovery Fundamental, tentunya masih perlu konfirmasi atas perkembangan kinerja APLN di kuartal selanjutnya.

Jadi, pertimbangkan baik – baik. Harusnya sepadan dengan kinerja dan valuasinya [Baca : UnderValue] saat ini yang artinya tetap saja Nothing To Lose untuk memiliki saham APLN saat ini.


Di atas adalah review [TERBATAS] Penulis via Ebook Kuartalan (1Q19/3M19) saham APLN. Yups ! saat review saham APLN ini di publish via website andrianoktianto.com harga saham APLN telah berada dikisaran 260/share [per 24 Juni 2019].

By the way, setelah tahu beberapa poin signifikan mengenai saham APLN seperti yang telah di uraikan di atas maka akhirnya sampai pada suatu kesimpulan yang tentu berujung jawaban dari suatu pertanyaan, Apakah saham APLN masih menarik untuk di akumulasi BELI ? dan apakah harga saham APLN akan mampu naik cukup tinggi dari harga sahamnya saat ini ?. Let’s see the market !

(Jawaban atas semua hasil analisis pertanyaan ini telah Kami publish via Telegram andrianoktianto.com).

Kenapa analisis dalam kaidah value investing ini penting ?. Karena hal ini menjadi acuan utama atas keputusan penting dalam membeli suatu saham.

Jika nanti harga suatu saham yang telah memenuhi kriteria saham Value Investing (pada Harga BELI tertentu) ini nantinya mungkin terjadi retracement atau penurunan tajam, sebagai value investor hal ini di pandang sebagai bentuk moment “Salah Harga” dan tentu nya dapat dilakukan kesempatan untuk melakukan aksi BELI dan bukan hanya BINGUNG, GALAU ataupun PANIK mengikuti kata pelaku pasar yang tidak memiliki “acuan hasil analisis komprehensif” dalam pengambilan keputusan untuk BELI suatu saham yang memang MENARIK.

( Hanya ada di Telegram andrianoktianto.com, Let’s JOIN Us ! – value investing indonesia andrianoktianto.com )

Share hasil analisis beberapa saham terbaik (Sesuai kaidah Value Investing) di website andrianoktianto.com baru Kami lakukan terbatas. Hal ini untuk menjaga Ekslusivitas Anggota / Member.

Jika Anda cocok dengan Value Investing ala andrianoktianto.com dan ingin mendapatkan hasil analisis andrianoktianto.com lebih lengkap seperti di atas untuk saham – saham berpotensi lainnya, silahkan JOIN dengan andrianoktianto.com. Klik REGISTRASI —> disini

Anda akan mendapatkan berbagai fasilitas berikut, Klik —> (disini)

Apakah Anda cocok dengan Value Investing andrianoktianto.com ?. Klik —> (disini)

Apa itu Value Investing andrianoktianto.com ?. Klik —> (disini)

Profil dari Penulis ?. Klik —> (disini)

Saham Value Investing Indonesia – andrianoktianto.com

NB : Beberapa sumber (Berita Terkait) diolah dari berbagai media

E-book Review atas Laporan Keuangan Kuartal I – Tahun 2020

Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartal I – Tahun 2020   Dear investor dari berbagai ...

GUDANG GARAM (Saham GGRM) – th. 2020

GGRM salah satu perusahaan produsen rokok terbesar di Indonesia, saat ini (th. 2020) sempat berada ...

BLUE BIRD (Saham BIRD) – th. 2020

Saham BIRD, IPO sejak akhir tahun 2014 dan mulai akan “melejit” di tahun 2020/2021 ? ...

WASKITA KARYA (Saham WSKT) – th. 2020

WSKT termasuk saham sektor konstruksi dimana perolehan proyeknya baik dari proyek pemerintah maupun proyek swasta ...

PT PP (Saham PTPP) – th. 2020

Salah satu saham sektor konstruksi, properti, dan infrastruktur yang saat ini (th. 2020) sempat berada ...

ADHI KARYA (Saham ADHI) – th. 2020

ADHI menjadi salah satu saham sektor kontruksi yang saat ini (th. 2020) sempat berada pada ...