ALAM SUTERA REALTY (SAHAM ASRI) – th. 2022

“setelah sektor bisnis batubara, terbitlah sektor bisnis properti”, bagaimana “respon” saham Alam Sutera Realty di tahun 2022/2023 ?

 

Emiten : Saham ASRI – PT. Alam Sutera Realty Tbk.
Harga Saham (saat publish/posting) : IDR 178/lembar
Level IHSG (saat publish/posting) : 7,007 – November 2022

 

PT. Alam Sutera Realty Tbk. atau ASRI merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengembang properti terintegrasi dengan fokus kegiatan usaha pada pembangunan dan pengelolaan perumahan, kawasan komersial, kawasan industrial, dan pengelolaan pusat perbelanjaan, pusat rekreasi serta perhotelan (pengembangan kawasan terpadu) yang didirikan sejak tahun 1994.

Emiten ASRI memulai kegiatan operasional dan pembelian tanah pada tahun 1999, dimana proyek real estat utama yang dimiliki oleh emiten ASRI dan anak perusahaannya baru – baru ini adalah perumahan Alam Sutera (jumlah 39 cluster) dan proyek komersial di Serpong dan Suvarna Sutera (jumlah 29 cluster) di Pasar Kemis, Tangerang.

 

Perkembangan terkini (beberapa poin menarik) :

  • Emiten / saham ASRI hingga bulan Agustus 2022 telah mencatatkan marketing sales sebesar IDR 1,9 triliun atau 56% dari target tahun 2022 sebesar IDR 3,4 triliun, dimana proyek – proyek yang berkontribusi terhadap marketing sales tersebut antara lain Sutera Winona dan Elevee Penthouse and Residences yang berlokasi di Alam Sutera township, Cluster Meranti dan Cluster Astha yang berlokasi di Suvarna Sutera dan juga Sutera Sawangan.
  • Emiten / saham ASRI hingga bulan Agustus 2022 telah meluncurkan tiga proyek baru yang berlokasi di Suvarna Sutera yaitu Cluster Helios Prime, Cluster Astha dan Ruko Astha Arcade.

 

Faktor terkait :

Tingkat suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI 7DRRR) berada di level 5,25% per November 2022. Tingkat suku bunga yang bisa dinilai berada di teritori moderat / awal menuju era suku bunga tinggi tersebut masih bisa dinilai KONSERVATIF pengaruhnya untuk sektor property, dimana suku bunga yang mencapai 6% – 7% pernah terjadi di tahun 2012 – 2016, menariknya keadaan saat itu masih memberikan peluang potensial bagi sektor properti.

Bank Indonesia / BI memperpanjang kebijakan pelonggaran rasio loan to value / LTV dan financing to value / FTV untuk kredit pemilikan rumah / KPR serta pembiayaan properti mulai 1 Januari 2023 hingga 31 Desember 2023. Kebijakan tersebut memungkinkan masyarakat membeli properti menggunakan KPR dengan fasilitas down payment (DP) atau uang muka 0% untuk semua jenis properti, rumah tapak, apartemen, ruko atau rukan. Tentu saja kebijakan tersebut berdampak potensial pada bisnis sektor properti.

“Setelah sektor bisnis batubara, terbitlah sektor bisnis properti”, anggapan tersebut sebenarnya bukan tanpa alasan yang kuat, hasil dari SuperCycle Komoditas khususnya energi termasuk BATUBARA (mulai / sejak pertengahan tahun 2020) telah potensial memberikan Capital Gain atau keuntungan khususnya bagi para pengusaha / investor di bisnis batubara, hal tersebut memberikan peluang peningkatan daya beli tentunya untuk memiliki properti atau salah satunya berinvestasi ke sektor properti (hal ini merupakan keputusan yang konservatif, sebagai bagian pemilihan investasi yang paling umum yakni salah satunya properti).

Pasca puncak pandemi COVID-19, tentunya serapan pendapatan sektor properti akan lebih potensial, mengingat pembangunan yang idealnya tetap dilaksanakan oleh emiten sektor properti dan telah selesai bisa segera di launching atau bahkan diserahterimakan (sesuai order transaksi).

 

Fundamental :

Penulis menilai, saat review ini ditulis valuasi saham ASRI [cukup bisa dikatakan] undervalue ditunjukkan dengan tingkat PER ASRI 21,15x dan tingkat PBV ASRI 0,33x vs tingkat ROE ASRI 1,48% di level harga 170/share [tentu saja dengan mempertimbangkan nilai kualitatif]. … [uraian lengkap pada poin ini hanya tersedia pada review versi lengkapnya di Ebook Kuartalan].

Berdasarkan LK emiten ASRI kuartal 3Q22/9M22, PT. Alam Sutera Realty Tbk. menunjukkan performa atau kinerja yang bisa dinilai MENARIK, … [uraian lengkap pada poin ini hanya tersedia pada review versi lengkapnya di Ebook Kuartalan].

[Uraian mengenai fundamental dibatasi, selengkapnya hanya tersedia pada review versi lengkapnya di Ebook Kuartalan]

 

Sejauh ini berdasarkan catatan – catatan ASRI tersebut, apakah potensi ASRI bisa dinilai menarik terlebih terkait anggapan mengenai “setelah sektor bisnis batubara, terbitlah sektor bisnis properti” ?

Review secara sederhana, singkat, relevan, logis dan obyektif di atas Penulis pikir cukup menjelaskan secara prudent dan konservatif mengenai saham ASRI setidaknya untuk saat ini. But, dari beberapa poin yang terpenuhi di atas maka poin terpenting selanjutnya terkait “Tindakan yang ideal untuk dilakukan selanjutnya Pada Saham ASRI” berdasarkan pada laporan keuangan tentu diuraikan lebih detail hanya pada review versi lengkapnya di Ebook Kuartalan.

 

Emiten : Saham ASRI – PT. Alam Sutera Realty Tbk.
Rating Fundamental — — (saat review) : Menarik
Pada Harga IDR 170/lembar, Rating Valuasi Saham ASRI : B (Murah)
Pada Harga IDR 170/lembar, Margin to Fair Saham ASRI : + 35%

 

“Successful Investing Takes Time, Discipline and Patience”
** Warren Buffet **


Rating Valuasi Saham : A (Sangat Murah), B (Murah), C (Hampir Wajar), D (Wajar), E (Hampir Mahal).
Rating Valuasi Saham mempertimbangkan : PBV, PER, ROE, DER, QV (Qualitative Value), RR (Risk Rate) dan HSP (Historis Stock Price) pada saat penilaian atau pengukuran Rating Valuasi Saham tersebut.


Kenapa analisis dalam kaidah value investing sangat penting ?. Karena hal ini menjadi acuan utama atas keputusan penting dalam membeli suatu saham.

Jika nanti harga suatu saham yang telah memenuhi kriteria saham Value Investing (pada Harga BELI tertentu) ini nantinya mungkin terjadi retracement atau penurunan tajam, sebagai value investor hal ini di pandang sebagai bentuk moment “Salah Harga” dan tentu nya dapat dilakukan kesempatan untuk melakukan aksi BELI dan bukan hanya BINGUNG, GALAU ataupun PANIK mengikuti kata pelaku pasar yang tidak memiliki “acuan hasil analisis komprehensif” dalam pengambilan keputusan untuk BELI suatu saham yang memang MENARIK.

Share hasil analisis beberapa saham terbaik (Sesuai kaidah Value Investing) di website andrianoktianto.com baru Kami lakukan terbatas. Hal ini untuk menjaga Ekslusivitas Anggota / Member andrianoktianto.com.

Temukan hasil review saham – saham pilihan selanjutnya hanya dengan registrasi atau join membership andrianoktianto.com (klik disini) dan dapatkan review lengkap saham – saham pilihan di Ebook Kuartalan andrianoktianto.com sesuai kaidah Value Investing – Warren Buffet / Benjamin Graham (klik disini).


TagLine : value investing indonesia andrianoktianto.com // value investing saham // investasi saham pemula // investasi saham berpengalaman // value investor Indonesia // metode value investing // saham value investing indonesia