ASTRA INTERNATIONAL (Saham ASII) – th. 2020

13/4/2020, 15:51 WIB

ASII sebagai perusahaan dengan beragam bisnis yang “menyentuh” hampir semua aspek kehidupan manusia melalui produk – produk bermanfaat yang dihasilkan, saat ini (th. 2020) sempat berada pada posisi harga saham terendah sejak hampir 10 tahun terakhir, akankah “melejit” di tahun 2020/2021 ?

 

Emiten : Saham ASII – PT. Astra International Tbk.
Harga Saham (saat publish/posting) : IDR 3,960/lembar
Level IHSG (saat publish/posting) : 4,623 – April 2020

 

PT. Astra International Tbk. atau ASII adalah perusahaan yang bergerak di 7 segmen usaha yaitu Otomotif, Jasa Keuangan, Alat Berat [termasuk : Pertambangan, Kontruksi dan Energi], Agribisnis, Infrastruktur & Logistik, Teknologi Informasi dan terakhir Properti. Menurut Penulis, dengan segmen bisnis ASII atau Astra International yang beragam maka ketika Anda memiliki saham ASII maka hampir seperti memiliki beberapa saham di sektor bisnis yang berbeda atau terdiversifikasi. Oleh karena itu, saham ASII masuk dalam sektor Aneka Industri atau sektor perusahaan yang memiliki bisnis beragam.

Salah satu perusahaan terbesar di Indonesia ini didirikan di Jakarta pada tahun 1957 dengan nama Astra International Inc. dimana seiring kemajuan usaha, perusahaan melakukan IPO dengan kode saham ASII pada tahun 1990. Pada akhir tahun 2019, nilai kapitalisasi pasar Astra International sebesar IDR 281 triliun.

Baik, sampai disini Penulis pikir Anda sudah tahu sedikit banyak soal Astra International. Tapi, uraian soal ASII belum selesai sampai disini. Astra International punya beragam bisnis, dimana dengan bisnisnya yang beragam tersebut ASII dapat “menyentuh” aspek kehidupan manusia bahkan kehidupan bangsa melalui produk – produk yang dihasilkan seperti mobil dan sepeda motor, jalan tol, layanan pembiayaan, perbankan, asuransi, minyak kelapa sawit, batubara, layanan logistic, alat berat, aplikasi digital sewa mobil dan seterusnya, hal tersebut lah yang membuat ASII punya Nilai Kualitatif yang kuat.

Perlu untuk Penulis tegaskan dahulu bahwa berdasarkan LK ASII kuartal 4Q19/FY19, Astra International menunjukkan performa atau kinerja yang bisa dikatakan cukup MENARIK atau Not Bad. Perlu dipahami bahwa untuk menilai saham lapis 1 seperti ASII, maka idealnya penilaian yang dilakukan dalam timeframe menengah hingga panjang, jadi jika menilainya hanya 1 – 2 kuartal saja (meski itu di bandingkan secara YOY) maka hasilnya akan kurang ideal atau kurang pas (Sebagai catatan, teknis penentuan harga layak akumulasi ideal untuk investasi saham telah Penulis jelaskan pada Workshop Value Investing Basic andrianoktianto.com). Selain itu, harga saham ASII saat ini [termasuk] terendah sejak hampir 10 tahun terakhir. Fakta tersebut bisa menjadi peluang dalam memperoleh saham sektor aneka industri khususnya saham lapis 1 dengan valuasi yang bisa dikatakan MURAH.

 

Secara relevan, logis dan obyektif maka saham ASII atau saham PT. Astra International Tbk. ini bisa dikatakan menarik untuk dipilih atas dasar beberapa poin menarik berikut :

 

  • Pertama, ASII merupakan salah satu perusahaan go publik khususnya di bidang aneka industri yang menunjukan kepekaannya terhadap revolusi industri 4.0 dengan upaya ekspansi bisnis digital, yang mana beberapa wujud nyata ekspansi bisnis digital ASII ini telah ada seperti diresmikannya PT. Astra Digital International pada acara Astra Digital Forum [tahun 2018], keputusan berkolaborasi bersama startup Decacorn yaitu GOJEK dalam bentuk nilai investasi sebesar US$ 250 juta [tahun 2018/2019], penerapan revolusi industri 4.0 di PT. United Tractors Pandu Enginering [tahun 2018], pembentukan PT. Astra WeLab Digital Arta yang merupakan perusahaan penyedia produk pinjaman kepada konsumen ritel maupun korporasi yang berbasis teknologi [tahun 2018] dan bentuk pengembangan bisnis digital mulai dari organik hingga anorganik,
  • Kedua, ASII melalui cucu usahanya atau anak usaha dari PT. United Tractors Tbk. atau UNTR yaitu PT. Danusa Tambang Nusantara telah mengakuisisi 95% saham PT. Agincourt Resources yaitu perusahaan tambang yang bergerak di bidang eksplorasi, penambangan dan pengolahan emas. Tentu saja hal ini menjadi menarik mengingat saat review ini dipublish harga komoditas emas masih terus melambung tinggi hingga kisaran US$ 1,685/t.oz atau tertinggi sejak 2011-2013 lalu, dimana seperti yang kita ketahui bahwa tentunya yang duntungkan dari kenaikan harga komoditas emas adalah perusahaan terkait pertambangan emas,
  • Ketiga, ASII melalui cucu usahanya atau anak usaha dari PT. Astra Otoparts Tbk. atau AUTO patungan dengan beberapa perusahaan yaitu PT. Velasto Indonesiadan PT. KII membuat produk alat mekanis multiguna pedesaan atau AMMDes yang mana alat tersebut untuk mendukung program Pemerintahan guna pengembangan desa serta pertanian. Artinya, produk yang punya nilai manfaat terkait program Pemerintah maka punya potensi besar menghasilkan return yang cukup bagus bagi perusahaan,
  • Keempat, Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) angka penjualan selama dua bulan pertama tahun ini (Jan-Feb 2020) sedikit mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Menariknya, dengan kondisi penjualan mobil yang turun secara nasional, Grup Astra masih menguasai 54% pangsa pasar mobil secara nasional (Feb 2020) !, menariknya lagi untuk pasar mobil LCGC perusahaan Astra International menguasai 72% pangsa pasar ! ,
  • Kelima atau Terakhir, ASII memperkuat bisnis propertinya dengan mengucurkan dana sebesar IDR 291 miliar. Meski segmen bisnis properti ASII tidak besar dalam berkontribusi memberikan pendapatan secara total atau hanya 2,38% dari total pendapatan ASII sebesar IDR 59,60 triliun, namun yang perlu dinilai menarik adalah upaya ASII untuk semakin eksis di saat yang tepat bagi bisnis properti untuk naik mengingat sejak beberapa waktu lalu Suku Bunga 7-Day RR rate BI telah turun hingga dikisaran 4,5%. So, keputusan dari manajemen ASII tersebut itu lah yang bisa dinilai positif.

 

Pertanyaannya, kenapa harga saham ASII masih retracement atau turun atau belum kembali naik setidaknya hingga saat review ini dipublish ?.

Hal tersebut lebih kepada keadaan kondisi penilaian pasar, dimana sebagian besar perusahaan – perusahaan di berbagai sektoral termasuk sektor aneka industri juga demikian (masih mengalami retracement pada harga sahamnya).

Review secara sederhana, singkat, relevan, logis dan obyektif di atas Penulis pikir cukup menjelaskan secara prudent dan konservatif mengenai saham ASII setidaknya untuk saat ini. But, dari beberapa poin yang terpenuhi di atas maka poin terpenting selanjutnya terkait “Tindakan yang ideal untuk dilakukan selanjutnya Pada Saham ASII” berdasarkan pada laporan keuangan tentu diuraikan lebih detail hanya pada review versi lengkapnya di Ebook Kuartalan.

 

Emiten : Saham ASII – PT. Astra International Tbk.
Rating Fundamental 4Q19/FY19 (saat review) : Menarik / Biasa Saja / Buruk
Pada Harga IDR 3,960/lembar, Rating Valuasi Saham ASII : C (Hampir Wajar)
Pada Harga IDR 3,960/lembar, Margin to Fair Saham ASII : + 35%

 

“Successful Investing Takes Time, Discipline and Patience”
** Warren Buffet **

 


Rating Valuasi Saham : A (Sangat Murah), B (Murah), C (Hampir Wajar), D (Wajar), E (Hampir Mahal).
Rating Valuasi Saham mempertimbangkan : PBV, PER, ROE, DER, QV (Qualitative Value), RR (Risk Rate) dan HSP (Historis Stock Price) pada saat penilaian atau pengukuran Rating Valuasi Saham tersebut.


Kenapa analisis dalam kaidah value investing sangat penting ?. Karena hal ini menjadi acuan utama atas keputusan penting dalam membeli suatu saham.

Jika nanti harga suatu saham yang telah memenuhi kriteria saham Value Investing (pada Harga BELI tertentu) ini nantinya mungkin terjadi retracement atau penurunan tajam, sebagai value investor hal ini di pandang sebagai bentuk moment “Salah Harga” dan tentu nya dapat dilakukan kesempatan untuk melakukan aksi BELI dan bukan hanya BINGUNG, GALAU ataupun PANIK mengikuti kata pelaku pasar yang tidak memiliki “acuan hasil analisis komprehensif” dalam pengambilan keputusan untuk BELI suatu saham yang memang MENARIK.

Fasilitas andrianoktianto.com (klik disini) // Tipe Investor yang Cocok Value Investing Saham (klik disini) // Tentang Value Investing andrianoktianto.com (klik disini) // Profil Penulis andrianoktianto.com (klik disini) // Join atau Registrasi andrianoktianto.com (klik disini) // Workshop Value Investing Basic to Intermediate (klik disini) // Private Value Investing (klik disini)

Share hasil analisis beberapa saham terbaik (Sesuai kaidah Value Investing) di website andrianoktianto.com baru Kami lakukan terbatas. Hal ini untuk menjaga Ekslusivitas Anggota / Member andrianoktianto.com.

Temukan hasil review saham – saham pilihan selanjutnya hanya dengan registrasi atau join membership andrianoktianto.com (klik disini) dan dapatkan review lengkap saham – saham pilihan di Ebook Kuartalan andrianoktianto.com sesuai kaidah Value Investing – Warren Buffet / Benjamin Graham (klik disini).

 

 


TagLine : value investing indonesia andrianoktianto.com // value investing saham // investasi saham pemula // investasi saham berpengalaman // value investor Indonesia // metode value investing // saham value investing indonesia


 

GUDANG GARAM (Saham GGRM) – th. 2020

GGRM salah satu perusahaan produsen rokok terbesar di Indonesia, saat ini (th. 2020) sempat berada ...

BLUE BIRD (Saham BIRD) – th. 2020

Saham BIRD, IPO sejak akhir tahun 2014 dan mulai akan “melejit” di tahun 2020/2021 ? ...

WASKITA KARYA (Saham WSKT) – th. 2020

WSKT termasuk saham sektor konstruksi dimana perolehan proyeknya baik dari proyek pemerintah maupun proyek swasta ...

ASTRA OTOPARTS (saham AUTO) – th. 2020

Ekspansi produk, penambahan Outlet Shop & Drive guna perbesar pangsa pasar, efisiensi biaya utama hingga ...

SOECHI LINES (saham SOCI) – th. 2020

Saham SOCI, IPO sejak akhir tahun 2014 dan mulai akan “melejit” di tahun 2020/2021 ? ...

E-book Review atas Laporan Keuangan Kuartal III – Tahun 2019

Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartal III – Tahun 2019   Dear investor dari berbagai ...