Bank Tabungan Negara : Program Sejuta Rumah hingga Era Suku Bunga Rendah :: Saham BBTN Menarik (2019) ?

8/9/2019, 10:17 WIB

Saham BBTN Menarik ? : Mulai dari Program Sejuta Rumah (berpotensi lanjut 2019 – 2024), Indeks Harga sektor properti (berpotensi masih baru akan bullish), Efek positif dari kebijakan relaksasi aturan loan to value, Efek positif adanya penurunan Suku Bunga BI 7-day (Reverse) Repo Rate (6% menjadi 5,75% hingga 5,50%), perbaikan infrastruktur dan jaringan teknologi informasi pada BBTN di era digitalisasi (mulai membuahkan hasil) hingga Performa atau fundamental BBTN yang saat ini atau 2Q19/1H19 masih cukup MENARIK, maka Apakah saat ini merupakan peluang menarik untuk memiliki saham BBTN ?

Apakah harga saham BBTN sanggup mencapai ke >2,750/share ?.

(GAMBAR BBTN)

 

[ Jika Anda sering berkunjung ke situs andrianoktianto.com, pasti Anda ingat beberapa waktu lalu Penulis sempat memberikan potensi dari menariknya saham – saham pilihan yang akhirnya melejit (sebelum harga sahamnya sempat retracement ekstrem akibat panic selling effect pada akhir kuartal III tahun 2018, pertengahan Mei 2019 & awal Agustus 2019) tinggi seperti saham WOOD yang bisa Anda baca [ disini ], saham KINO yang bisa Anda baca [ disini ], saham UNVR yang bisa Anda baca [ disini ], saham SILO yang bisa Anda baca [ disini ], saham MNCN yang bisa Anda baca [ disini ] serta beberapa saham lainnya. Menariknya kali ini Penulis akan memberikan artikel terkait analisis saham BBTN di bawah ini jadi silahkan baca hingga tuntas. Jika Anda ingin baca artikel saham – saham pilihan andrianoktianto.com lainnya bisa Anda baca (disini) ]

[ sebelum Anda membaca artikel soal analisis saham BBTN maka penulis menyarankan alangkah lebih baik lagi Anda membaca (artikel ini) untuk lebih memahami pentingnya mindset value investing setelah hasil analisis itu sendiri ]

Hasil analisis [terbatas] saham BBTN ini di publish via Website andrianoktianto.com pada September 2019. Tentunya E-book review analisis saham BBTN telah di publish lebih dulu secara RealTime via email dengan versi hasil review yang tentu lebih lengkap (pasca pertengahan tahun 2019).


Berikut adalah review Penulis yang tertuang pada Ebook Kuartalan 2Q19/1H19 saham BBTN yang telah terbit beberapa waktu lalu atau pasca pertengahan tahun 2019 [Catatan : Anda bisa membacanya dibawah ini]

Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartalan [2Q19/1H19] saham BBTN ini terbit lebih dulu via email sejak pasca pertengahan tahun 2019.


Saham BBTN atau saham PT. Bank Tabungan Negara (Persero) adalah saham sektor perbankan yang juga erat kaitannya dengan sektor properti.

PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau BBTN merupakan perusahaan BUMN dimana saat ini, fokus bisnis Bank BTN dikonsentrasikan pada tiga sektor, yakni KPR dan Perbankan Konsumer (Baca : KPR bersubsidi, KPR Non Subsidi, Kredit perumahan lainnya dan kredit konsumer, simpanan giro, simpanan tabungan dan deposito), Perumahan dan Perbankan Komersial (Baca : Kredit konstruksi, Kredit Mikro dan Usaha Kecil Menengah, serta Kredit Korporasi lainnya, simpanan giro dan deposito), serta Perbankan Syariah (Baca : pembiayaan konsumer syariah dan pembiayaan komersial syariah, giro syariah, tabungan syariah dan deposito syariah). Pada tahun 2009, BBTN melakukan sekuritisasi KPR pertama di Indonesia yang mana BBTN melakukan sekuritisasi aset melalui pencatatan transaksi Kontrak Investasi Kolektif – Efek Beragun Aset (KIK-EBA), lalu pada 17 Desember 2009 melakukan Penawaran Umum Saham Perdana (IPO) dan listing di Bursa Efek Indonesia.

Setelah lebih dari enam dekade fokus di bidang bisnis perumahan, terutama melalui KPR, baik KPR Subsidi untuk segmen menengah ke bawah maupun KPR Non Subsidi untuk segmen menengah ke atas, akhirnya BBTN sukses meningkatkan posisinya menjadi peringkat ke-5 bank terbesar di Indonesia dari segi aset.

Signifikansi dari menariknya saham BBTN ini sebenarnya sudah di mulai dari tahun 2015 yaitu pada saat BBTN mulai punya peran penting dalam membantu program Pemerintah “Program Sejuta Rumah Untuk Rakyat”. Dimana BBTN telah ditunjuk sebagai salah satu Bank yang mendukung program pemerintah melalui pembiayaan KPR sebagai upaya mendorong percepatan program sejuta rumah.

Efek atau dampak positif dari “Program Sejuta Rumah Untuk Rakyat” bagi saham BBTN ini tercermin pada kenaikan harga saham BBTN sejak akhir tahun 2015 hingga kuartal 1; tahun 2018, sebelum akhirnya harga saham BBTN kembali mengalami retracement ekstrem yang tentu tidak lain akibat respon market yang menunggu kepastian pemerintahan selanjutnya. Itu artinya, mengingat saat review ini ditulis pasca PEMILU usai dan hasilnya menunjukkan bahwa “Program Sejuta Rumah Untuk Rakyat” masih akan lanjut maka bukan tanpa alasan saham BBTN ini Penulis pilih sebagai saham pilihan setidaknya untuk saat ini [Baca : pasca pertengahan tahun 2019].

Pada akhir tahun 2018, dari “program satu juta rumah” BBTN telah menyalurkan KPR Subsidi kepada MBR mencapai lebih dari 2,9 juta dengan nilai KPR sebesar Rp96,2 triliun. Selama 4 tahun terakhir penyaluran KPR Subsidi oleh BBTN menunjukkan peningkatan dibandingkan kompetitor sejenis. BBTN juga mampu memberikan kontribusi menarik antara lain melakukan penurunan suku bunga KPR subsidi dari sebelumnya 7,25% menjadi 5% [Catatan : tujuannya meningkatkan kemampuan masyarakat untuk memiliki rumah].

So, secara sederhana, singkat, relevan, logis dan obyektif maka saham BBTN kali ini dipilih karena beberapa poin utama yaitu :

  1. “Program Sejuta Rumah Untuk Rakyat” yang masih akan berlanjut setidaknya 2019 – 2024,
  2. Saham BBTN berada di harga layak akumulasi ideal [Catatan : sesaat pasca IHSG retracement ektrem pertengahan Mei 2019],
  3. Performa atau kinerja 2Q19/1H19 tidak terlalu berbeda dengan kuartal sebelumnya secara YOY yaitu masih cukup menarik meski sedikit menunjukkan penurunan tipis,
  4. Indeks Harga sektor properti masih baru akan bullish atau naik lebih lanjut [Catatan : saham BBTN terkait sektor properti],
  5. Efek positif dari kebijakan relaksasi aturan loan to value (LTV), kelonggaran LTV membuat KPR terus bertumbuh di atas pertumbuhan industri [Catatan : Pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada tahun 2018 mencapai 11,8%, meningkat secara YOY sebesar 8,2%, yang mana salah satunya didorong sebagai efek dari kebijakan relaksasi aturan loan to value (LTV)],
  6. periode digital banking BBTN telah melalui perbaikan infrastruktur dan jaringan teknologi informasi yang mulai membuahkan hasil [Catatan : mobile BTN, internet banking, cash management hingga Smart Branch],
  7. BBTN berhasil meraih peringkat pertama untuk kategori The Best Good Corporate Governance dalam ajang Anugerah BUMN 2018.
  8. Efek positif dengan adanya penurunan Suku Bunga BI 7-day (Reverse) Repo Rate dari 6% menjadi 5,75% sejak pertengahan Juli 2019.

Review secara sederhana, singkat, relevan, logis dan obyektif di atas Penulis pikir cukup menjelaskan secara prudent dan konservatif mengenai saham BBTN setidaknya untuk saat ini. But, dari beberapa poin yang terpenuhi di atas maka poin terpenting selanjutnya terkait “Tindakan yang ideal untuk dilakukan selanjutnya Pada Saham BBTN” berdasarkan pada laporan keuangan 2Q19/1H19 akan diuraikan lebih detail yang tentu saja hanya pada review versi lengkapnya di Ebook Kuartalan BBTN.


Di atas adalah review [TERBATAS] Penulis via Ebook Kuartalan (2Q19/1H19) saham BBTN. Yups ! saat review saham BBTN ini di publish via website andrianoktianto.com harga saham BBTN masih retracement dikisaran 2,100/share [per 06 September 2019 – day closed].

By the way, setelah tahu beberapa poin signifikan mengenai saham BBTN seperti yang telah di uraikan di atas maka akhirnya sampai pada suatu kesimpulan yang tentu berujung jawaban dari suatu pertanyaan, Apakah saham BBTN masih menarik untuk di akumulasi BELI ? dan apakah harga saham BBTN akan mampu naik cukup tinggi dari harga sahamnya saat ini ?. Let’s see the market !

(Jawaban atas semua hasil analisis pertanyaan ini telah Kami publish via Telegram andrianoktianto.com).

Kenapa analisis dalam kaidah value investing ini penting ?. Karena hal ini menjadi acuan utama atas keputusan penting dalam membeli suatu saham.

Jika nanti harga suatu saham yang telah memenuhi kriteria saham Value Investing (pada Harga BELI tertentu) ini nantinya mungkin terjadi retracement atau penurunan tajam, sebagai value investor hal ini di pandang sebagai bentuk moment “Salah Harga” dan tentu nya dapat dilakukan kesempatan untuk melakukan aksi BELI dan bukan hanya BINGUNG, GALAU ataupun PANIK mengikuti kata pelaku pasar yang tidak memiliki “acuan hasil analisis komprehensif” dalam pengambilan keputusan untuk BELI suatu saham yang memang MENARIK.

( Hanya ada di Telegram andrianoktianto.com, Let’s JOIN Us ! – value investing indonesia andrianoktianto.com )

Share hasil analisis beberapa saham terbaik (Sesuai kaidah Value Investing) di website andrianoktianto.com baru Kami lakukan terbatas. Hal ini untuk menjaga Ekslusivitas Anggota / Member.

Jika Anda cocok dengan Value Investing ala andrianoktianto.com dan ingin mendapatkan hasil analisis andrianoktianto.com lebih lengkap seperti di atas untuk saham – saham berpotensi lainnya, silahkan JOIN dengan andrianoktianto.com. Klik REGISTRASI —> disini

Anda akan mendapatkan berbagai fasilitas berikut, Klik —> (disini)

Apakah Anda cocok dengan Value Investing andrianoktianto.com ?. Klik —> (disini)

Apa itu Value Investing andrianoktianto.com ?. Klik —> (disini)

Profil dari Penulis ?. Klik —> (disini)

Saham Value Investing Indonesia – andrianoktianto.com

NB : Beberapa sumber (Berita Terkait) diolah dari berbagai media

E-book Review atas Laporan Keuangan Kuartal II – Tahun 2020

Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartal II – Tahun 2020   Dear investor dari berbagai ...

E-book Review atas Laporan Keuangan Kuartal I – Tahun 2020

Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartal I – Tahun 2020   Dear investor dari berbagai ...

GUDANG GARAM (Saham GGRM) – th. 2020

GGRM salah satu perusahaan produsen rokok terbesar di Indonesia, saat ini (th. 2020) sempat berada ...

BLUE BIRD (Saham BIRD) – th. 2020

Saham BIRD, IPO sejak akhir tahun 2014 dan mulai akan “melejit” di tahun 2020/2021 ? ...

PT PP (Saham PTPP) – th. 2020

Salah satu saham sektor konstruksi, properti, dan infrastruktur yang saat ini (th. 2020) sempat berada ...

ADHI KARYA (Saham ADHI) – th. 2020

ADHI menjadi salah satu saham sektor kontruksi yang saat ini (th. 2020) sempat berada pada ...