BEKASI FAJAR INDUSTRIAL ESTATE (SAHAM BEST) – th. 2022

BEST salah satu saham pengembang dan pengelola kawasan industri kelas dunia dan pertama di Indonesia, akankah saham Bekasi Fajar Industrial Estate “melejit” di tengah pemulihan ekonomi atau tumbuhnya akan kebutuhan kawasan industri di Indonesia ?

 

Emiten : Saham BEST – PT. Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk.
Harga Saham (saat publish/posting) : IDR 155/lembar
Level IHSG (saat publish/posting) : 7,135 – Agustus 2022

 

PT. Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk. (BeFa) atau BEST adalah pengembang dan operator terkemuka untuk kawasan industri kelas dunia di Indonesia, yang mana kegiatan utama emiten BEST terdiri dari pembangunan dan pengembangan kawasan industri, infrastruktur dan jasa pelayanan, serta fasilitas rekreasi dan pendukung. Emiten BEST didirikan pada tanggal 24 Agustus 1989, sebagai salah satu pengembang dan manajemen perusahaan – perusahaan di kawasan industri pertama di Indonesia.

BeFa atau emiten BEST merupakan perusahaan pengembang dan pengelola Kawasan Industri MM2100, dimana Kawasan Industri MM2100 saat ini telah dipercaya sebagai tempat beroperasi atau pusat riset, inovasi dan manufaktur mutakhir bagi lebih dari 350 perusahaan nasional dan internasional terkemuka. Emiten BEST terus melakukan pengembangan yang berkelanjutan dengan menyediakan infrastruktur, sarana dan prasarana, serta fasilitas untuk memenuhi kebutuhan manufaktur maupun industri lainnya seperti logistik dan data center.

 

Perkembangan terkini (beberapa poin menarik) :

  • Saat review ini ditulis harga saham BEST masih termasuk terendah sejak IPO atau hampir 10 tahun terakhir dan belum naik mendekati valuasi wajarnya (terlepas dari moment pasar saham retracement ekstrem Maret/April 2020).
  • Emiten / saham BEST di tahun 2022 fokus menangkap permintaan dari industri – industri yang bertumbuh seperti data center, elektronik, otomotif dan pergudangan atau logistik.
  • Emiten / saham BEST di tahun 2022 mengalokasikan belanja modal sekitar IDR 300 Miliar yang mayoritas akan digunakan untuk akuisisi lahan dan persiapan infrastruktur, serta pengembangan kawasan MM2100.
  • Emiten / saham BEST di tahun 2022 menargetkan penjualan lahan sebesar 20 hektare (ha) dengan rata – rata harga jual (“ASP”) IDR 2,7 juta/m2 – 3,5 juta/m2, sebagai catatan di tahun lalu emiten BEST hanya mampu menjual lahan sebesar 4 ha, tentu saja target 20 ha di tahun 2022 akan membuat performa emiten BEST menarik asalkan mampu tercapai. Target 20 ha penjualan lahan yang dibuat oleh BEST sepertinya bukan tanpa dasar, mengingat pencapaian penjualan lahan emiten BEST di kuartal 1Q22/3M22 telah mencapai 8 ha lahan terjual ke sektor otomotif dan F&B, artinya sudah mencapai 41% dari target penjualan di tahun 2022.
  • Emiten / saham BEST di tahun 2022 telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit sindikasi sebesar US$90 juta atau sekitar IDR 1,34 triliun (asumsi kurs IDR 14,956 per dolar AS), pinjaman tersebut akan digunakan untuk pembayaran utang dalam mata uang Dolar AS yang sudah ada dan mendanai pengembangan Kawasan Data Center di Kawasan Industri MM2100.

 

Faktor terkait :

Tingkat suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI 7DRRR) berada di level 3,75% per Agustus 2022. Suku bunga yang bisa dinilai berada di teritori rendah tersebut akan banyak berpengaruh potensial terhadap kinerja sektor properti, terlebih kawasan industri cenderung lebih potensial dari sektor properti pada umumnya, dimana pemerintah tentu akan lebih memberikan kemudahan menarik para investor terutama asing.

Perkembangan e-commerce dan consumers goods serta kebijakan pemerintah terkait energi terbarukan di Indonesia membuka pasar potensial yang bisa menopang kinerja kawasan industri melalui diantaranya seperti kebutuhan akan pabrik komponen kendaraan listrik, battery swap station, industri battery recycling serta R&D dan training di Indonesia. Tentu perkembangan industri tersebut akan berdampak / berpengaruh pada bisnis atau yang terkait dengan sektor properti khususnya kawasan industri.

 

Fundamental :

Penulis menilai, saat review ini ditulis valuasi saham BEST telah atau masih undervalue ditunjukkan dengan tingkat PER BEST 5,15x dan tingkat PBV BEST 0,31x vs tingkat ROE BEST 5,88% di level harga 142/share. … [uraian lengkap pada poin ini hanya tersedia pada review versi lengkapnya di Ebook Kuartalan].

Berdasarkan LK emiten BEST kuartal 2Q22/1H22, PT. Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk. menunjukkan performa atau kinerja yang bisa dinilai MENARIK, … [uraian lengkap pada poin ini hanya tersedia pada review versi lengkapnya di Ebook Kuartalan].

[Uraian mengenai fundamental dibatasi, selengkapnya hanya tersedia pada review versi lengkapnya di Ebook Kuartalan]

 

Sejauh ini berdasarkan catatan – catatan BEST tersebut, apakah potensi BEST bisa dinilai menarik di tengah pemulihan ekonomi atau tumbuhnya akan kebutuhan kawasan industri di Indonesia ?

Review secara sederhana, singkat, relevan, logis dan obyektif di atas Penulis pikir cukup menjelaskan secara prudent dan konservatif mengenai saham BEST setidaknya untuk saat ini. But, dari beberapa poin yang terpenuhi di atas maka poin terpenting selanjutnya terkait “Tindakan yang ideal untuk dilakukan selanjutnya Pada Saham BEST” berdasarkan pada laporan keuangan tentu diuraikan lebih detail hanya pada review versi lengkapnya di Ebook Kuartalan.

 

Emiten : Saham BEST – PT. Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk.
Rating Fundamental — — (saat review) : Menarik / Biasa Saja / Buruk
Pada Harga IDR 155/lembar, Rating Valuasi Saham BEST : B (Murah)
Pada Harga IDR 155/lembar, Margin to Fair Saham BEST : + 50%

 

“Successful Investing Takes Time, Discipline and Patience”
** Warren Buffet **


Rating Valuasi Saham : A (Sangat Murah), B (Murah), C (Hampir Wajar), D (Wajar), E (Hampir Mahal).
Rating Valuasi Saham mempertimbangkan : PBV, PER, ROE, DER, QV (Qualitative Value), RR (Risk Rate) dan HSP (Historis Stock Price) pada saat penilaian atau pengukuran Rating Valuasi Saham tersebut.


Kenapa analisis dalam kaidah value investing sangat penting ?. Karena hal ini menjadi acuan utama atas keputusan penting dalam membeli suatu saham.

Jika nanti harga suatu saham yang telah memenuhi kriteria saham Value Investing (pada Harga BELI tertentu) ini nantinya mungkin terjadi retracement atau penurunan tajam, sebagai value investor hal ini di pandang sebagai bentuk moment “Salah Harga” dan tentu nya dapat dilakukan kesempatan untuk melakukan aksi BELI dan bukan hanya BINGUNG, GALAU ataupun PANIK mengikuti kata pelaku pasar yang tidak memiliki “acuan hasil analisis komprehensif” dalam pengambilan keputusan untuk BELI suatu saham yang memang MENARIK.

Share hasil analisis beberapa saham terbaik (Sesuai kaidah Value Investing) di website andrianoktianto.com baru Kami lakukan terbatas. Hal ini untuk menjaga Ekslusivitas Anggota / Member andrianoktianto.com.

Temukan hasil review saham – saham pilihan selanjutnya hanya dengan registrasi atau join membership andrianoktianto.com (klik disini) dan dapatkan review lengkap saham – saham pilihan di Ebook Kuartalan andrianoktianto.com sesuai kaidah Value Investing – Warren Buffet / Benjamin Graham (klik disini).


TagLine : value investing indonesia andrianoktianto.com // value investing saham // investasi saham pemula // investasi saham berpengalaman // value investor Indonesia // metode value investing // saham value investing indonesia