Global Mediacom : Online Digital Media – Induk Perusahaan MNCN :: Saham BMTR Menarik (2019) ?

20/8/2019, 13:18 WIB

Saham BMTR Menarik ? : Mulai dari dua lini bisnis inti yang memberikan kontribusi pendapatan tertinggi [PT. Media Nusantara Citra Tbk. atau MNCN dan PT. MNC Sky Vision Tbk. atau MSKY], BMTR sebagai induk perusahaan atau pemegang saham pengendali dari perusahaan MNCN [artinya bisnis yang ada pada MNCN juga merupakan bagian bisnis dari BMTR], market leader penyiaran stasiun televisi Free To Air atau FTA maupun konten di Indonesia [pada tahun 2018 ; oleh MNCN], Strategi penciptaan dan ekspansi media digital online [oleh MNCN atau anak usaha BMTR], Valuasi saham BMTR yang telah atau masih undervalue [berada dikisaran historis harga saham terendah dalam kurun waktu 5 tahun terakhir // harga saham BMTR terendah sejak IPO di kisaran 145/share – Februari 2009], hingga Performa atau fundamental BMTR yang saat ini atau 1Q19/3M19 mulai menunjukkan adanya peningkatan, maka Apakah saat ini merupakan peluang menarik untuk memiliki saham BMTR ?

Apakah harga saham BMTR sanggup mencapai ke >500/share ?.

(Gambar BMTR)

[ Jika Anda sering berkunjung ke situs andrianoktianto.com, pasti Anda ingat beberapa waktu lalu Penulis sempat memberikan potensi dari menariknya saham – saham pilihan yang akhirnya melejit (sebelum harga sahamnya sempat retracement ekstrem akibat panic selling effect pada akhir kuartal III tahun 2018, pertengahan Mei 2019 & awal Agustus 2019) tinggi seperti saham WOOD yang bisa Anda baca [ disini ], saham SMCB yang bisa Anda baca [ disini ], saham KINO yang bisa Anda baca [ disini ], saham UNVR yang bisa Anda baca [ disini ], saham JSMR yang bisa Anda baca [ disini ], saham SILO yang bisa Anda baca [ disini ], saham MNCN yang bisa Anda baca [ disini ] serta beberapa saham lainnya. Menariknya kali ini Penulis akan memberikan artikel terkait analisis saham BMTR di bawah ini jadi silahkan baca hingga tuntas. Jika Anda ingin baca artikel saham – saham pilihan andrianoktianto.com lainnya bisa Anda baca (disini) ]

[ sebelum Anda membaca artikel soal analisis saham BMTR maka penulis menyarankan alangkah lebih baik lagi Anda membaca (artikel ini) untuk lebih memahami pentingnya mindset value investing setelah hasil analisis itu sendiri ]

Hasil analisis [terbatas] saham BMTR ini di publish via Website andrianoktianto.com pada Agustus 2019. Tentunya E-book review analisis saham BMTR telah di publish lebih dulu secara RealTime via email dengan versi hasil review yang tentu lebih lengkap (pertengahan tahun 2019).


Berikut adalah review Penulis yang tertuang pada Ebook Kuartalan 1Q19/3M19 saham BMTR yang telah terbit beberapa waktu lalu atau pertengahan tahun 2019 [Catatan : Anda bisa membacanya dibawah ini]

Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartalan [1Q19/3M19] saham BMTR ini terbit lebih dulu via email sejak pertengahan tahun 2019.


Yups, kali ini saham yang masuk sebagai saham pilihan Ebook Kuartalan 1Q19/3M19 adalah saham perusahaan yang bergerak di bidang bisnis media, itu artinya saham tersebut menjadi saham pilihan Penulis setidaknya untuk saat ini.

So, Saham BMTR adalah salah satu saham perusahaan yang bergerak di bidang bisnis media pilihan Penulis.

Pertanyaannya, kenapa saham terkait bisnis media ? mengingat selama ini Penulis sendiri juga tidak terlalu tertarik dengan saham perusahaan bisnis media ? apakah ada yang membuat saham perusahaan media ini menarik ?

Semua pertanyaan di atas tersebut akan Penulis uraikan dibawah ini, So here we go !


By the way, saat [artikel review] saham BMTR ini ditulis, harga saham MNCN [Catatan : salah satu anak perusahaan BMTR] telah naik lebih dulu yaitu hampir 50% di atas harga layak akumulasi BELI seperti yang telah di uraikan di ebook kuartal sebelumnya atau 1Q19/3M19. So, untuk saham bisnis media maka Penulis masih punya stockpick saham BMTR yang juga punya potensi untuk setidaknya menyesuaikan ke valuasi wajarnya berdasarkan performa fundamental perusahaan. Anda bisa baca kembali artikel saham MNCN (disini) .


Jawabannya adalah saham perusahaan PT. Global Mediacom Tbk. dengan kode saham emiten BMTR.

PT. Global Mediacom Tbk. dengan kode saham BMTR merupakan induk perusahaan atau pemegang saham pengendali dari perusahaan MNCN, itu artinya bisnis yang ada pada MNCN juga merupakan bagian bisnis dari BMTR yang mana Global Mediacom mempunyai sekitar 57% total kepemilikan atas saham perusahaan MNCN. At the end, bisnis MNCN sama saja dengan bisnis milik BMTR, secara otomatis demikian yang mana bagian laba ataupun rugi dari MNCN akan di konsolidasikan ke laporan keuangan BMTR berdasarkan proporsi besaran kepemilikan saham BMTR pada MNCN. But, meski demikian BMTR tetap punya skala lini bisnis yang tentu lebih luas ketimbang salah satu anak usahanya yaitu MNCN. Jadi, BMTR merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Media berbasis konten dan iklan, media berbasis pelanggan, new media, TV home shopping, dan media pendukung dan infrastuktur. BMTR didukung oleh dua lini bisnis inti yang memberikan kontribusi pendapatan tertinggi, yaitu media berbasis konten dan iklan yang dikelola oleh PT. Media Nusantara Citra Tbk. atau MNCN dan media berbasis pelanggan yang dikelola oleh PT. MNC Sky Vision Tbk. atau MSKY. BMTR juga didukung oleh bisnis media pendukung dan infrastruktur yang dikelola oleh PT. Infokom Elektrindo atau Infokom, new media atau WeChat dan TV Home Shopping atau MNC Shop. Selain itu, BMTR juga melakukan kegiatan usaha dalam media cetak seperti Koran Sindo, Majalah HighEnd dan Tabloid Genie serta stasiun Radio dari Sindo Trijaya Radio dan Radio Dangdut Indonesia. Akhirnya, sangat jelas bahwa BMTR termasuk induk usaha dari MNCN.

Okey, setelah tahu deskripsi ringkas terkait saham BMTR pilihan Penulis di atas maka pertanyaan selanjutnya ialah mengenai kenapa saat ini Penulis memilih saham terkait bidang bisnis Media ?.

So, jawabannya sebenarnya tetap sama bahwa bisnis media kurang menarik menurut Penulis namun menjadi menarik jika ada perusahaan yang mampu bertumbuh atau punya kinerja bagus pada bidang bisnis Media ini utamanya di era revolusi industri 4.0 yang mana seharusnya perusahaan yang punya stasiun televisi akan lebih sulit untuk survival dari gempuran media online atau digital. Lalu, kenapa tetap memilih BMTR ?. Karena BMTR mampu menjawab tantangan revolusi industri 4.0 dengan langkah ekspansi berupa bisnis media digital atau online ! maka hal tersebut yang membuat penilaian terhadap BMTR menjadi MENARIK terlebih dikonfirmasi dengan meningkatnya kinerja atau fundamental emiten tersebut mulai kuartal ini atau 1Q19/3M19.

Tantangan untuk seluruh emiten bisnis media saat ini [Baca : era rovulis industri 4.0] adalah pergeseran trend belanja iklan ke media online [Catatan : sebelumnya full dominan di televise]. Terkait tantangan tersebut BMTR beberapa waktu lalu hingga saat ini telah dan sedang terus mengimbangi dinamika bisnis media ini dengan strategi penciptaan dan ekspansi seperti menciptakan saluran media online Youtube Channel MNCN, meningkatkan tariff harga iklan online internet melalui berbagai media online MNCN, meningkatkan kontribusi iklan MNCN dari perusahaan teknologi seperti Tokopedia, Shopee, Traveloka yang saat ini sangat gencar melakukan promosi dimana menariknya semua perusahaan teknologi tersebut adalah klien MNCN yang spending hingga ratusan miliar IDR per tahun.

Selain itu, MNCN menjawab tantangan di era 4.0 ini dengan peningkatan jumlah konten yang diproduksi sendiri melalui MNC Studios yang bisa membuat efisiensi serta optimalisasi pendapatan dengan menayangkan hasil konten di siaran televisi MNC sendiri. Saat ini MNCN telah menunjukkan kemajuan pesat dalam media digital seperti pada portal okezone.com dan sindonews.com yang mana terus mencatatkan peningkatan posisi luar biasa dalam daftar Alexa. Lebih daripada itu, MNCN juga telah memiliki pelanggan dan pengikut yang muncul dari berbagai platform media social dengan angka lebih dari 41 juta pelanggan terbesar di Indonesia ! . Langkah ekspansi berupa iklan kreatif seperti siaran digital, frame pemasaran, sponsor bawaan, iklan kreatif built-in, squeeze frame, pengembangan seluler digital, pengembangan portal online, pengembangan konten digital, lisensi perputakaan konten untuk OTT atau over the top, iklan virtual yang mampu meningkatkan pendapatan perusahaan masih punya banyak space untuk di tingkatkan lebih tinggi lagi dan peluncuran fitur FTA+ MNCN di akhir tahun 2019 dimana FTA+ akan memiliki fitur yang belum pernah ada sebelumnya yaitu streaming, VOD dan kreatif & konsten asli. Perlu diketahui bahwa FTA+ punya potensi menjadi sumber pertumbuhan penting MNCN mulai kuartal 2Q19/1H19 atau nantinya.

Mengingat bisnis MNCN yang juga merupakan bisnis BMTR maka perkembangan serta bentuk ekspansi BMTR tentu saja apa saja yang dilakukan oleh MNCN tersebut.

[Catatan : Ingat bahwa apapun penciptaan ataupun ekspansi yang dilakukan MNCN tentu terkonsolidasi pada BMTR sebagai induk perusahaan MNCN].

By the way, selain karena tantangan era revolusi industri 4.0 yang mampu di imbangi oleh BMTR maka apa lagi yang membuat saham ini menarik ?.

Yaitu valuasi saham dan historis harga saham terendah dalam kurun waktu setidaknya 5 tahun terakhir yang berada dikisaran terendah saat review saham BMTR ini ditulis. Dimana saat ini valuasi saham BMTR telah atau masih undervalue ditunjukkan dengan tingkat PER BMTR 2,82x dan tingkat PBV BMTR 0,37x vs tingkat ROE BMTR 13% di level harga 360/share serta saham tersebut dikonfirmasi dengan harga saham BMTR berada dikisaran 360/share yang merupakan terendah dalam kurun waktu 5 tahun terakhir [Catatan : harga saham BMTR terendah sejak IPO di kisaran 145/share – Februari 2009] yang juga mempertimbangkan asset BMTR yang telah meningkat jika dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Jadi dengan mempertimbangkan dua pengukuran tersebut [Baca : valuasi dan historis harga saham ternedah] bersama dengan bertepatannya performa atau fundamental [Catatan : silahkan baca di bawah uraian ini] BMTR yang saat ini atau 1Q19/3M19 mulai menunjukkan adanya peningkatan maka bukan tanpa alasan saham BMTR masuk sebagai saham pilihan.

Okey, jika disimpulkan maka saham BMTR saat ini layak masuk sebagai saham pilihan dikarenakan memenuhi atau memiliki 3 (tiga) poin berikut :

  1. Kualitatif value / ekspansi bisnis / solusi yang dimiliki perusahaan atas tekanan di seluruh bisnis media atas era revolusi industri 4.0,
  2. Valuasi saham undervalue & historis harga saham terendah setidaknya dalam kurun waktu 5 tahun terakhir,
  3. Peningatan kinerja atau performa fundamental emiten mulai ditunjukkan pada hasil LK kuartalan yang dibandingkan secara Year on Year.

Dari ketiga poin yang terpenuhi di atas maka poin ketiga yaitu detail kinerja BMTR yang tercermin pada laporan keuangan 1Q19/3M19 akan diuraikan lebih detail. Namun, tentu saja hanya pada review versi lengkapnya di Ebook Kuartalan BMTR.


Jadi khusus untuk saham BMTR pilihan Penulis ini, Anda atau para pembaca bisa kembali membaca poin – poin di atas atau di awal yang sebelumnya Penulis sampaikan.

Terkait Laporan Keuangan di kuartal 1Q19/3M19 saat ini kinerja BMTR menunjukkan fundamental yang mulai MENARIK [Catatan : Harga saham BMTR belum menyesuaikan ke valuasi wajarnya sampai dengan Ebook review 1Q19/3M19 saham BMTR ini ditulis. Artinya, valuasi BMTR masih “tertahan” cukup murah] setidaknya hingga sampai dengan Ebook review 1Q19/3M19 ini ditulis. Tentu saja tetap dibutuhkan konfirmasi untuk pengambilan keputusan berdasarkan kinerja saham BMTR di kuartal selanjutnya.

Sebagai catatan : Mengingat pendapatan dari bisnis iklan digital dan konten pada MNCN [Baca : anak usaha dari BMTR] meningkat sangat signifikan hingga ratusan persen secara YOY maka tentu juga akan terkonsolidasi ke performa fundamental BMTR. Artinya selain dari pendapatan utama BMTR itu sendiri maka BMTR juga memperoleh pembukuan atas pendapatan MNCN.


Di atas adalah review [TERBATAS] Penulis via Ebook Kuartalan (1Q19/3M19) saham BMTR. Yups ! saat review saham BMTR ini di publish via website andrianoktianto.com harga saham BMTR masih retracement dikisaran 350/share [per 20 Agustus 2019 ; sesi 1 – closed].

By the way, setelah tahu beberapa poin signifikan mengenai saham BMTR seperti yang telah di uraikan di atas maka akhirnya sampai pada suatu kesimpulan yang tentu berujung jawaban dari suatu pertanyaan, Apakah saham BMTR masih menarik untuk di akumulasi BELI ? dan apakah harga saham BMTR akan mampu naik cukup tinggi dari harga sahamnya saat ini ?. Let’s see the market !

(Jawaban atas semua hasil analisis pertanyaan ini telah Kami publish via Telegram andrianoktianto.com).

Kenapa analisis dalam kaidah value investing ini penting ?. Karena hal ini menjadi acuan utama atas keputusan penting dalam membeli suatu saham.

Jika nanti harga suatu saham yang telah memenuhi kriteria saham Value Investing (pada Harga BELI tertentu) ini nantinya mungkin terjadi retracement atau penurunan tajam, sebagai value investor hal ini di pandang sebagai bentuk moment “Salah Harga” dan tentu nya dapat dilakukan kesempatan untuk melakukan aksi BELI dan bukan hanya BINGUNG, GALAU ataupun PANIK mengikuti kata pelaku pasar yang tidak memiliki “acuan hasil analisis komprehensif” dalam pengambilan keputusan untuk BELI suatu saham yang memang MENARIK.

( Hanya ada di Telegram andrianoktianto.com, Let’s JOIN Us ! – value investing indonesia andrianoktianto.com )

Share hasil analisis beberapa saham terbaik (Sesuai kaidah Value Investing) di website andrianoktianto.com baru Kami lakukan terbatas. Hal ini untuk menjaga Ekslusivitas Anggota / Member.

Jika Anda cocok dengan Value Investing ala andrianoktianto.com dan ingin mendapatkan hasil analisis andrianoktianto.com lebih lengkap seperti di atas untuk saham – saham berpotensi lainnya, silahkan JOIN dengan andrianoktianto.com. Klik REGISTRASI —> disini

Anda akan mendapatkan berbagai fasilitas berikut, Klik —> (disini)

Apakah Anda cocok dengan Value Investing andrianoktianto.com ?. Klik —> (disini)

Apa itu Value Investing andrianoktianto.com ?. Klik —> (disini)

Profil dari Penulis ?. Klik —> (disini)

Saham Value Investing Indonesia – andrianoktianto.com

NB : Beberapa sumber (Berita Terkait) diolah dari berbagai media

E-book Review atas Laporan Keuangan Kuartal III – Tahun 2020

Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartal III – Tahun 2020   Dear investor dari berbagai ...

ASTRA OTOPARTS (saham AUTO) – th. 2020

Ekspansi produk, penambahan Outlet Shop & Drive guna perbesar pangsa pasar, efisiensi biaya utama hingga ...

E-book Review atas Laporan Keuangan Kuartal IV – Tahun 2019

Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartal IV – Tahun 2019   Dear investor dari berbagai ...

Right Issue : Hal-hal Penting Tentang (HMETD) Bagi Investor Saham

Right Issue : Definisi, Tujuan, Mekanisme, Penentuan harga teoritis, Efek bagi Investor Saham, Alasan emiten ...

Media Nusantara Citra : UnderValue, Performa & Online – Digital Media Expansion :: Saham MNCN Good OR Bad (2019) ?

Good or Bad saham MNCN ? : Mulai dari menjadi Market leader penyiaran stasiun televisi ...

Akasha Wira International : Valuasi Murah – Kinerja Not Bad Di Tengah Menariknya Permintaan AMDK :: Saham ADES Good or Bad (2019) ?

Good or Bad saham ADES ? : Mulai dari pengendali oleh perusahaan ternama [tahun 2004, ...