LIPPO CIKARANG (Saham LPCK) – th. 2021

5/5/2021, 13:34 WIB

LPCK salah satu atau bahkan mungkin satu – satunya saham sektor properti dengan valuasi termurah, kinerja menarik serta tingkat resiko gagal bayar hutang rendah, akankah saham Lippo Cikarang “kembali naik” ke valuasi wajarnya atau bahkan “melejit” di era suku bunga rendah tahun 2021 ?

 

Emiten : Saham LPCK – PT. Lippo Cikarang Tbk.
Harga Saham (saat publish/posting) : IDR 1,415/lembar
Level IHSG (saat publish/posting) : 5,975 – Mei 2021

 

PT. Lippo Cikarang Tbk. atau LPCK merupakan salah satu pengembang properti daerah perkotaan dengan fasilitas berstandar internasional, yang mana bidang usahanya meliputi pengembangan kawasan perumahan dan kawasan industri, pembangunan infrastrukstur dan fasilitas umum, penyediaan jasa – jasa pendukung dan melakukan investasi, baik langsung maupun tidak langsung melalui Entitas Anak maupun patungan dengan pihak-pihak lain. Saat ini, kegiatan utama PT. Lippo Cikarang Tbk. atau LPCK adalah pembangunan kawasan industri, perumahan dan penyediaan jasa-jasa penunjang lainnya. Sebagai pengembang properti dengan reputasi yang mumpuni, LPCK telah membangun lebih dari 17,192 rumah. LPCK termasuk anak perusahaan dari PT. Lippo Karawaci Tbk. yang merupakan salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia.

 

Perkembangan terkini (beberapa poin menarik) :

  • Saat review ini ditulis harga saham LPCK masih termasuk terendah sejak 5 tahun terakhir dan belum naik mendekati valuasi wajarnya (terlepas dari moment saat & pasca pasar saham retracement ekstrem Maret/April 2021).
  • Emiten LPCK raih penghargaan Top 5 The Most Valuable Company Award 2020 with Best 5-Months Stock Performance, Sub-sector Property and Real Estate yang ditetapkan oleh Warta Ekonomi Research and Consulting. Tentu saja penghargaan ini sekaligus menunjukkan bahwa LPCK menjadi salah satu perusahaan yang mampu bertahan dengan performa bagus meski ditengah pandemi COVID-19.
  • PT. Mahkota Sentosa Utama atau anak perusahaan LPCK, pengembang megaproyek kota Meikarta telah melakukan topping off (tutup atap) menara atau tower ke-6 di Distrik 2 (Maret 2021), dimana beberapa waktu sebelumnya anak perusahaan LPCK tersebut telah serah terima (handover) proyek Meikarta yang sudah mencapai 1,000 unit apartemen (Agustus 2020), District 1 Meikarta telah topping off (tutup atap) sebanyak 28 menara, dimana dari hasil pencapaian tersebut, anak perusahaan LPCK atau PT. Mahkota Sentosa Utama meraih rekor MURI sebagai pengembang properti dengan proses tutup atap terbanyak dalam kurun waktu 1 tahun.

 

Faktor terkait :

Tingkat suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI 7DRRR) berada di level 3,50% per Maret 2021. Suku bunga yang bisa dinilai berada di teritori rendah tersebut akan banyak berpengaruh potensial terhadap kinerja sektor properti, terlebih akan meningkatkan minat masyarakat terhadap kredit properti atau kepemilikan rumah.

 

Fundamental :

Penulis menilai, saat review ini ditulis valuasi saham LPCK telah atau masih undervalue ditunjukkan dengan tingkat PER LPCK 4,05x dan tingkat PBV LPCK 0,33x vs tingkat ROE LPCK 7,71% di level harga 1160/share, dimana saham atau emiten LPCK masih menjadi salah satu atau bahkan mungkin satu – satunya saham sektor properti dengan valuasi termurah dengan kinerja menarik serta tingkat kerentanan atau Debt to Equity Ratio (DER) 26,27% yang sangat konservatif atau memiliki resiko gagal bayar hutang yang sangat rendah. Namun, tentu saja posisi fundamental LPCK bisa berubah tergantung dari performa emiten LPCK kedepannya.

Berdasarkan LK emiten LPCK kuartal sebelumnya (mengingat LK 1Q21/3M21 belum terbit saat review ini ditulis), Lippo Cikarang menunjukkan performa atau kinerja yang bisa dinilai cukup MENARIK, dimana pendapatan LPCK meningkat cukup signifikan serupa dengan laba bersih LPCK yang menunjukkan kenaikan hampir 100% secara Year on Year (YOY). Pencapaian performa LPCK yang cukup dominan dan signifikan dari bisnis utama LPCK tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan secara Year on Year (yang dapat dijelaskan secara bottomline) pada pos – pos pendapatan, laba bruto, laba sebelum pajak, laba periode berjalan atau laba bersih hingga laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada : pemilik entitas induk meski masih cukup ada kontribusi dari pendapatan lain – lain atau lainnya diluar bisnis utama LPCK yaitu Kenaikan Nilai Asset Bersih Investasi DINFRA USD.

[Uraian mengenai fundamental dibatasi sampai disini, lebih lengkap / selanjutnya hanya tersedia pada review versi lengkapnya di Ebook Kuartalan]

 

Sejauh ini berdasarkan catatan – catatan LPCK tersebut, apakah potensi LPCK bisa dinilai cukup menarik terlebih di era suku bunga rendah seperti saat ini ?

Review secara sederhana, singkat, relevan, logis dan obyektif di atas Penulis pikir cukup menjelaskan secara prudent dan konservatif mengenai saham LPCK setidaknya untuk saat ini. But, dari beberapa poin yang terpenuhi di atas maka poin terpenting selanjutnya terkait “Tindakan yang ideal untuk dilakukan selanjutnya Pada Saham LPCK” berdasarkan pada laporan keuangan tentu diuraikan lebih detail hanya pada review versi lengkapnya di Ebook Kuartalan.

 

Emiten : Saham LPCK – PT. Lippo Cikarang Tbk.
Rating Fundamental — — (saat review) : Menarik / Biasa Saja / Buruk
Pada Harga IDR 1,160/lembar, Rating Valuasi Saham LPCK : C (Hampir Wajar)
Pada Harga IDR 1,160/lembar, Margin to Fair Saham LPCK : + 50%

 

“Successful Investing Takes Time, Discipline and Patience”
** Warren Buffet **


Rating Valuasi Saham : A (Sangat Murah), B (Murah), C (Hampir Wajar), D (Wajar), E (Hampir Mahal).
Rating Valuasi Saham mempertimbangkan : PBV, PER, ROE, DER, QV (Qualitative Value), RR (Risk Rate) dan HSP (Historis Stock Price) pada saat penilaian atau pengukuran Rating Valuasi Saham tersebut.


Kenapa analisis dalam kaidah value investing sangat penting ?. Karena hal ini menjadi acuan utama atas keputusan penting dalam membeli suatu saham.

Jika nanti harga suatu saham yang telah memenuhi kriteria saham Value Investing (pada Harga BELI tertentu) ini nantinya mungkin terjadi retracement atau penurunan tajam, sebagai value investor hal ini di pandang sebagai bentuk moment “Salah Harga” dan tentu nya dapat dilakukan kesempatan untuk melakukan aksi BELI dan bukan hanya BINGUNG, GALAU ataupun PANIK mengikuti kata pelaku pasar yang tidak memiliki “acuan hasil analisis komprehensif” dalam pengambilan keputusan untuk BELI suatu saham yang memang MENARIK.

Share hasil analisis beberapa saham terbaik (Sesuai kaidah Value Investing) di website andrianoktianto.com baru Kami lakukan terbatas. Hal ini untuk menjaga Ekslusivitas Anggota / Member andrianoktianto.com.

Temukan hasil review saham – saham pilihan selanjutnya hanya dengan registrasi atau join membership andrianoktianto.com (klik disini) dan dapatkan review lengkap saham – saham pilihan di Ebook Kuartalan andrianoktianto.com sesuai kaidah Value Investing – Warren Buffet / Benjamin Graham (klik disini).


TagLine : value investing indonesia andrianoktianto.com // value investing saham // investasi saham pemula // investasi saham berpengalaman // value investor Indonesia // metode value investing // saham value investing indonesia


 

 

INTEGRA INDOCABINET (SAHAM WOOD) – th. 2021

WOOD salah satu saham industri furnitur dan kayu terkemuka di Indonesia, akankah saham Integra Indocabinet ...

INDIKA ENERGY (SAHAM INDY) – th. 2021

INDY supercycle komoditas khususnya BATUBARA, bagaimana “respon” saham Indika Energy di tahun 2021 ?   ...

BUKIT ASAM (SAHAM PTBA) – th. 2021

PTBA supercycle komoditas khususnya BATUBARA, bagaimana “respon” saham Bukit Asam di tahun 2021 ?   ...

INDAH KIAT PULP AND PAPER (SAHAM INKP) – th. 2021

INKP salah satu saham industri pulp and paper terkemuka di Indonesia dengan valuasi termurah serta ...

E-BOOK REVIEW ATAS LAPORAN KEUANGAN KUARTAL II – TAHUN 2021

Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartal II – Tahun 2021   Dear investor dari berbagai ...

ASTRA OTOPARTS (SAHAM AUTO) – th. 2021

AUTO salah satu saham bisnis komponen otomotif terbesar di Indonesia dengan valuasi termurah serta kinerja ...