PT PP (Saham PTPP) – th. 2020

10/4/2020, 13:05 WIB

Salah satu saham sektor konstruksi, properti, dan infrastruktur yang saat ini (th. 2020) sempat berada pada posisi harga saham terendah sejak hampir 1 dekade terakhir ialah PTPP, akankah “melejit” di tahun 2020/2021 ?

 

Emiten : Saham PTPP – PT. PP (Persero) Tbk.
Harga Saham (saat publish/posting) : IDR 695/lembar
Level IHSG (saat publish/posting) : 4,624 – April 2020

 

PT. PP (Persero) Tbk. atau PTPP merupakan perusahaan BUMN yang bergerak di bidang konstruksi, properti, dan infrastruktur. Bidang usaha perusahaan meliputi Jasa konstruksi (Bangunan gedung dan infrastruktur), properti, EPC (Engineering Procurement Construction), Investasi dan bisnis lainnya. Jadi, jelas sekali bahwa kenapa sampai dengan detik ini saham PTPP masih menjadi salah satu saham sektor Infrastruktur/Properti/Kontruksi pilihan Penulis, alasannya karena saham PTPP mempunyai lini bisnis yang saat ini (Saat harga saham dan valuasi PTPP semakin murah dan menarik) sejalan dengan program pembangunan infrastruktur negara atau Indonesia.

Tahun 2020 ini telah terhitung 5 tahun sejak program pemerintah Indonesia dalam membangun infrastruktur secara besar – besaran tengah dilakukan yang mana tentu harusnya punya potensi positif utama nya bagi perusahaan di bidang kontruksi. Namun kenyataannya belum cukup ada efek positif yang signifikan untuk sebagian besar perusahaan di sektor kontruksi terutama pada kenaikan harga sahamnya (harga saham PTPP dan beberapa emiten sektoral yang sama masih retracement meski kinerja atau fundamental perusahaan pada sektor ini bisa dikatakan sedikit menurun namun masih mampu mencetak laba yang positif).

Perlu untuk diketahui bahwa berdasarkan LK PTPP di kuartal 4Q19/FY19, PT. PP (Persero) Tbk. menunjukkan performa atau kinerja yang bisa dikatakan belum cukup MENARIK namun bukan berarti BURUK, mengingat performa PTPP yang menurun masih menunjukkan Laba yang bernilai POSITIF pada valuasi yang bisa dikatakan MURAH. Selain itu harga saham PTPP saat ini [termasuk] terendah sejak hampir 10 tahun terakhir. Fakta tersebut bisa menjadi peluang dalam memperoleh saham sektor konstruksi, properti, dan infrastruktur dengan valuasi yang bisa dikatakan MURAH dengan catatan serendah – rendahnya penurunan performa PTPP tidak sampai menunjukkan Laba Bersih MINUS atau NEGATIF..

Pertanyaannya, kenapa harga saham PTPP masih retracement atau turun atau belum kembali naik setidaknya hingga saat review ini dipublish ?.

Hal tersebut lebih kepada keadaan kondisi penilaian pasar, dimana sebagian besar perusahaan kontruksi juga demikian (masih mengalami retracement pada harga sahamnya), seperti saham WSKT, ADHI dan juga WIKA.

 

Secara relevan, logis dan obyektif maka saham PTPP atau saham PT. PP (Persero) Tbk. ini bisa dikatakan menarik untuk dipilih atas dasar beberapa poin menarik berikut :

 

  • Pertama, saat review ini dipublish harga saham PTPP berada dikisaran harga 695/share atau nyaris terendah dari harga 10 tahun terakhir (perhatikan historis harga saham PTPP sejak awal – awal tahun 2014 lalu). Jadi, asalkan bisa bersabar maka harga saham atau valuasi PTPP akan berpotensi segera menyesuaikan ke valuasi wajarnya.
  • Kedua, di tahun 2020 ini PTPP masih akan mempunyai beberapa aksi korporasi yang sempat tertunda di tahun 2019 lalu yaitu rencana untuk meng-IPO kan anak usaha PTPP atau PT. PP Energi dan PT. PP Infra (jika tidak ada perubahan jadwal IPO dari PTPP maka akan segera dilaksanakan sesuai jadwal). Dimana itu artinya PTPP memang masih akan “menambang” modal sebagian dari selain hutang bank maupun non-bank melalui IPO anak usaha. Tentu saja perolehan modal kerja dari dana selain hutang merupakan bentuk strategi menarik dan ideal khususnya untuk perusahaan yang sedang gencar berekspansi atau memperoleh dan masih akan menyelesaikan berbagai proyek – proyek kedepan.
  • Ketiga, Target pencapaian kontrak proyek PTPP menunjukkan bahwa perusahaan ini memilih untuk lebih konservatif dahulu dengan kondisi pasar saat ini.
  • Keempat, Beberapa proyek menarik yang telah didapatkan PTPP dan persiapan diantaranya berjalan di tahun 2019 adalah seperti Hotel & Office Pangkalanbun, Istora Papua, Terminal 1C Bandara Soekarno Hatta, Makasar New Port Tahap 1B & 1C senilai IDR 2,49 triliun, proyek jalan tol Padaleunyi ruas Buah – Batu Cileunyi senilai IDR 155,6 miliar, Gudang Pertamina senilai IDR 933 miliar, Grand Samaya Tahap 1 senilai IDR 270 miliar, Depok Starter senilai IDR 200 miliar, Infrastruktur Vasanta senilai IDR 200 miliar, Hotel Balige senilai IDR 150 miliar, Aeon Tahap II senilai IDR 523 miliar, Executive Port Merak senilai IDR 406 miliar, Vasanta Innopark senilai IDR 466,5 miliar, Runaway 3 Bandara Soekarno Hatta senilai IDR 726 miliar, Perluasan Apron Bandara Bali senilai IDR 1,36 triliun, Nipa Tank Termina Fase 2 senilai IDR 1,53 triliun, Dermaga Patimban senilai IDR 1,02 triliun, Bandara Kulonprogo senilai IDR 5,58 triliun dan beberapa kontrak proyek di tahun 2020 selanjutnya.
  • Kelima / Terakhir, Era bisnis digital membuat PTPP melakukan transformasi baru dan ini lah yang membuat PTPP semakin menarik saat ini ketimbang perusahaan satu sektor lainnya yaitu pengembangan konsep building information modeling (IBM). BIM membuat efisiensi yang sangat signifikan dari sisi biaya dan waktu pelaksanaan proyek, hal ini dikarenakan BIM menerjemahkan dalam bentuk gambar tiga dimensi dan terkait kuantitas, harga hingga schedule. BIM memiliki beberapa tingkatan dari BIM 3D (3D modeling), BIM 4D (terkolaborasi dengan data scheduling), BIM 5D (terkolaborasi dengan data estimasi/kuantitas dan harga), BIM 6D (terkolaborasi dengan data building sustainability) dan BIM 7D (terkolaborasi dengan data facility management application).

 

Sebagai tambahan, saat ini PTPP telah memperoleh 3 – 4 kontrak besar yang diantaranya yaitu proyek Pollux Technopolis besutan PT. Pollux Lito dengan nilai kontrak sebesar IDR 3,5 triliun, proyek Patimban paket III yang bernilai IDR 524 miliar, proyek Smelter yang mana PTPP memiliki nilai kontrak sebesar US$ 695 juta dan beberapa proyek yang tidak lain dari BUMN/BUMD, Pemerintah dan Swasta.

Hal yang perlu juga untuk dipahami bahwa kelanjutan program pemerintah Indonesia dalam membangun infrastruktur secara besar – besaran masih berlanjut setidaknya hingga beberapa tahun mendatang. Itu artinya sebagian besar sektor kontruksi termasuk PTPP masih akan memperoleh sejumlah proyek yang bisa mendorong kinerja perusahaan.

Review secara sederhana, singkat, relevan, logis dan obyektif di atas Penulis pikir cukup menjelaskan secara prudent dan konservatif mengenai saham PTPP setidaknya untuk saat ini. But, dari beberapa poin yang terpenuhi di atas maka poin terpenting selanjutnya terkait “Tindakan yang ideal untuk dilakukan selanjutnya Pada Saham PTPP” berdasarkan pada laporan keuangan tentu diuraikan lebih detail hanya pada review versi lengkapnya di Ebook Kuartalan.

 

Emiten : Saham PTPP – PT. PP (Persero) Tbk.
Rating Fundamental 4Q19/FY19 (saat review) : Menarik / Biasa Saja / Buruk
Pada Harga IDR 695/lembar, Rating Valuasi Saham PTPP : B (Murah)
Pada Harga IDR 695/lembar, Margin to Fair Saham PTPP : + 75%

 

Successful Investing Takes Time, Discipline and Patience

** Warren Buffet **

 


Rating Valuasi Saham : A (Sangat Murah), B (Murah), C (Hampir Wajar), D (Wajar), E (Hampir Mahal).
Rating Valuasi Saham mempertimbangkan : PBV, PER, ROE, DER, QV (Qualitative Value), RR (Risk Rate) dan HSP (Historis Stock Price) pada saat penilaian atau pengukuran Rating Valuasi Saham tersebut.


Kenapa analisis dalam kaidah value investing sangat penting ?. Karena hal ini menjadi acuan utama atas keputusan penting dalam membeli suatu saham.

Jika nanti harga suatu saham yang telah memenuhi kriteria saham Value Investing (pada Harga BELI tertentu) ini nantinya mungkin terjadi retracement atau penurunan tajam, sebagai value investor hal ini di pandang sebagai bentuk moment “Salah Harga” dan tentu nya dapat dilakukan kesempatan untuk melakukan aksi BELI dan bukan hanya BINGUNG, GALAU ataupun PANIK mengikuti kata pelaku pasar yang tidak memiliki “acuan hasil analisis komprehensif” dalam pengambilan keputusan untuk BELI suatu saham yang memang MENARIK.

Fasilitas andrianoktianto.com (klik disini) // Tipe Investor yang Cocok Value Investing Saham (klik disini) // Tentang Value Investing andrianoktianto.com (klik disini) // Profil Penulis andrianoktianto.com (klik disini) // Join atau Registrasi andrianoktianto.com (klik disini) // Workshop Value Investing Basic to Intermediate (klik disini) // Private Value Investing (klik disini)

Share hasil analisis beberapa saham terbaik (Sesuai kaidah Value Investing) di website andrianoktianto.com baru Kami lakukan terbatas. Hal ini untuk menjaga Ekslusivitas Anggota / Member andrianoktianto.com.

Temukan hasil review saham – saham pilihan selanjutnya hanya dengan registrasi atau join membership andrianoktianto.com (klik disini) dan dapatkan review lengkap saham – saham pilihan di Ebook Kuartalan andrianoktianto.com sesuai kaidah Value Investing – Warren Buffet / Benjamin Graham (klik disini).

 

 


TagLine : value investing indonesia andrianoktianto.com // value investing saham // investasi saham pemula // investasi saham berpengalaman // value investor Indonesia // metode value investing // saham value investing indonesia


 

E-book Review atas Laporan Keuangan Kuartal II – Tahun 2020

Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartal II – Tahun 2020   Dear investor dari berbagai ...

E-book Review atas Laporan Keuangan Kuartal I – Tahun 2020

Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartal I – Tahun 2020   Dear investor dari berbagai ...

GUDANG GARAM (Saham GGRM) – th. 2020

GGRM salah satu perusahaan produsen rokok terbesar di Indonesia, saat ini (th. 2020) sempat berada ...

BLUE BIRD (Saham BIRD) – th. 2020

Saham BIRD, IPO sejak akhir tahun 2014 dan mulai akan “melejit” di tahun 2020/2021 ? ...

WASKITA KARYA (Saham WSKT) – th. 2020

WSKT termasuk saham sektor konstruksi dimana perolehan proyeknya baik dari proyek pemerintah maupun proyek swasta ...

ADHI KARYA (Saham ADHI) – th. 2020

ADHI menjadi salah satu saham sektor kontruksi yang saat ini (th. 2020) sempat berada pada ...