United Tractors (SAHAM UNTR) – th. 2021

7/6/2021, 12:07 WIB

UNTR : “Kontribusi” batubara, emas dan konstruksi di tengah supercycle komoditas hingga SWF, bagaimana “respon” saham United Tractors di tahun 2021 ?

 

Emiten : Saham UNTR – PT. United Tractors Tbk.
Harga Saham (saat publish/posting) : IDR 23,300/lembar
Level IHSG (saat publish/posting) : 6,072 – Juni 2021

 

PT. United Tractors Tbk. atau UNTR adalah perusahaan yang bergerak di beberapa bidang usaha yaitu Mesin Konstruksi, Kontraktor Penambangan, Pertambangan Batubara, Pertambangan Emas, Industri Kontruksi dan Energi. PT. United Tractors Tbk. merupakan distributor alat berat terbesar dan terkemuka di Indonesia yang menawarkan produk dari merk – merk terkenal di dunia seperti Komatsu, Komatsu Forest, UD Trucks, Scania, Bomag, dan Tadano.

Emiten UNTR memiliki performa yang erat kaitannya dengan perkembangan harga komoditas batubara dan emas serta perkembangan aktivitas konstruksi atau industri konstruksi utamanya di Indonesia. Jadi, saham atau emiten UNTR ini seharusnya akan menjadi menarik ketika harga komoditas batubara dan / atau emas naik – stabil “di atas” serta gencarnya atau maraknya aktivitas konstruksi atau industri konstruksi dan yang terkait. Nah, menariknya di tahun 2021 ini sebagian besar harga komoditas naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya bahkan kurun waktu 5 tahun terakhir, dimana diperkirakan Supercycle Komoditas sedang / akan berlangsung selama beberapa waktu kedepan. Selain itu, saat ini atau di tahun 2021 pemerintah telah “melahirkan” Sovereign Wealth Fund (SWF) / Lembaga Pengelola Investasi (LPI) yang tentunya bisa menjadi dampak positif bagi entitas sektor konstruksi yang mana tentu saja juga berpotensi besar “mengalirkan” tidak sedikit permintaan akan jasa industri konstruksi hingga permintaan akan alat berat atau mesin konstruksi, dimana hal tersebut tentunya bisa menjadi potensi menarik bagi bisnis seperti emiten PT. United Tractors Tbk. atau UNTR.

 

Perkembangan terkini (beberapa poin menarik) :

  • Penulis menilai ada 3 poin / faktor utama yang berkontribusi signifikan mendukung performa emiten UNTR yakni Batubara, Emas dan Konstruksi.
  • Berdasarkan perbandingan data historis tahun 2017 – 2019 VS 2021 [tahun 2020 dikecualikan akibat dampak force mageur Pandemi COVID-19], saat harga komoditas batubara berada di rentang US$ 70/MT – US$ 115/MT (rata – rata US$ 80/MT – US$ 90/MT) ; saat itu (th. 2017 – 2019) harga saham UNTR berada di rentang IDR 21,250/share – IDR 39,650/share (rata – rata > IDR 25,000/share). Nah, dari catatan historis tersebut jika dibandingkan dengan saat ini (th. 2021 / saat review ini ditulis) dimana harga komoditas batubara berada di rentang US$ 75/MT – US$ 95/MT (rata – rata US$ 80/MT – US$ 85/MT) atau sebanding a.k.a similar dibandingkan tahun 2017 – 2019 yang mana harga saham UNTR berada di kisaran IDR 21,550/share maka tentu saja saham UNTR bisa dinilai masih “MURAH” berdasarkan moment dan potensi upside kenaikan harga sahamnya selain daripada secara valuasi saham per sektoralnya.
  • Berdasarkan catatan historis di tahun 2017 – 2019 saat harga saham UNTR berada di rentang IDR 21,250/share – IDR 39,650/share (rata – rata > IDR 25,000/share) ; saat itu (th. 2017 – 2019) harga komoditas emas berada di rentang US$ 1,150/t.oz – US$ 1,550/t.oz (rata – rata US$ 1,250/t.oz – US$ 1,350/t.oz) yang mana perkembangan harga komoditas emas belum berpengaruh / memberi signifikan kontribusi pada performa bisnis emiten UNTR mengingat baru di tahun 2019 PT. United Tractors Tbk. memulai diversifikasi ke bisnis pertambangan emas dengan mengakuisisi 95% saham PT. Agincourt Resources senilai US$ 917,9 juta [nilai perusahaan sebesar 1,2 miliar] dimana Agincourt Resources ini memiliki tambang emas Martabe di Sumatera Utara dengan cadangan emas sekitar 4,7 juta ons. Nah, saat ini di tahun 2021, ketika harga komoditas emas berada di di rentang US$ 1,950/t.oz – US$ 1,700/t.oz (rata – rata US$ 1,750/t.oz – US$ 1,800/t.oz) atau lebih tinggi dibandingkan tahun 2017 – 2019 dimana saat ini pun harga komoditas emas punya pengaruh pada performa bisnis UNTR maka tentunya harga saham emiten UNTR yang masih berada di kisaran IDR 21,550/share bisa dinilai “MURAH” atau memiliki potensi upside kenaikan harga saham yang potensial, setidaknya minimal di atas kisaran IDR 25,000/share atau mungkin lebih ?.
  • Berdasarkan catatan historis di tahun 2017 – 2019 yang mana saat itu harga saham UNTR berada di rentang IDR 21,250/share – IDR 39,650/share (rata – rata > IDR 25,000/share) belum “lahir” yang namanya Sovereign Wealth Fund (SWF) / Lembaga Pengelola Investasi (LPI) yang tentu saja punya dampak positif bagi entitas sektor konstruksi yang bisa berpotensi besar “mengalirkan” tidak sedikit permintaan akan jasa industri konstruksi hingga permintaan akan alat berat atau mesin konstruksi.

 

Faktor terkait :

Grafik harga batubara – Juni 2021 (source : id.tradingeconomics.com)

 

Grafik harga emas – Juni 2021 (source : id.tradingeconomics.com)

 

Saat ini (menjelang pertengahan tahun 2021) sebagian besar harga komoditas dunia termasuk harga komoditas batubara dan harga komoditas emas mengalami Supercycle Komoditas atau kenaikan harga komoditas hingga ATH (All Time High) atau setidaknya tertinggi dalam beberapa tahun terakhir serta ada moment “lahirnya” SWF atau Sovereign Wealth Fund (SWF) / Lembaga Pengelola Investasi (LPI) hingga stimulus untuk pemulihan sektor / industri konstruksi. Tentu saja beberapa faktor tersebut bisa berdampak / berpengaruh “mendorong” utamanya pada bisnis yang terkait dengan kebutuhan akan permintaan jasa industri konstruksi hingga permintaan akan alat berat atau mesin konstruksi termasuk penjualan emas dan batubara.

 

Fundamental :

[Uraian mengenai fundamental dibatasi, selengkapnya hanya tersedia pada review versi lengkapnya di Ebook Kuartalan]

 

Sejauh ini berdasarkan catatan – catatan UNTR tersebut, apakah potensi UNTR bisa dinilai cukup menarik di tengah periode supercycle komoditas hingga adanya SWF ?

Review secara sederhana, singkat, relevan, logis dan obyektif di atas Penulis pikir cukup menjelaskan secara prudent dan konservatif mengenai saham UNTR setidaknya untuk saat ini. But, dari beberapa poin yang terpenuhi di atas maka poin terpenting selanjutnya terkait “Tindakan yang ideal untuk dilakukan selanjutnya Pada Saham UNTR” berdasarkan pada laporan keuangan tentu diuraikan lebih detail hanya pada review versi lengkapnya di Ebook Kuartalan.

 

Emiten : Saham UNTR – PT. United Tractors Tbk.
Rating Fundamental — — (saat review) : Menarik / Biasa Saja / Buruk
Pada Harga IDR 23,300/lembar, Rating Valuasi Saham UNTR : C (Hampir Wajar)
Pada Harga IDR 23,300/lembar, Margin to Fair Saham UNTR : + 15%

 

“Successful Investing Takes Time, Discipline and Patience”
** Warren Buffet **


Rating Valuasi Saham : A (Sangat Murah), B (Murah), C (Hampir Wajar), D (Wajar), E (Hampir Mahal).
Rating Valuasi Saham mempertimbangkan : PBV, PER, ROE, DER, QV (Qualitative Value), RR (Risk Rate) dan HSP (Historis Stock Price) pada saat penilaian atau pengukuran Rating Valuasi Saham tersebut.


Kenapa analisis dalam kaidah value investing sangat penting ?. Karena hal ini menjadi acuan utama atas keputusan penting dalam membeli suatu saham.

Jika nanti harga suatu saham yang telah memenuhi kriteria saham Value Investing (pada Harga BELI tertentu) ini nantinya mungkin terjadi retracement atau penurunan tajam, sebagai value investor hal ini di pandang sebagai bentuk moment “Salah Harga” dan tentu nya dapat dilakukan kesempatan untuk melakukan aksi BELI dan bukan hanya BINGUNG, GALAU ataupun PANIK mengikuti kata pelaku pasar yang tidak memiliki “acuan hasil analisis komprehensif” dalam pengambilan keputusan untuk BELI suatu saham yang memang MENARIK.

Share hasil analisis beberapa saham terbaik (Sesuai kaidah Value Investing) di website andrianoktianto.com baru Kami lakukan terbatas. Hal ini untuk menjaga Ekslusivitas Anggota / Member andrianoktianto.com.

Temukan hasil review saham – saham pilihan selanjutnya hanya dengan registrasi atau join membership andrianoktianto.com (klik disini) dan dapatkan review lengkap saham – saham pilihan di Ebook Kuartalan andrianoktianto.com sesuai kaidah Value Investing – Warren Buffet / Benjamin Graham (klik disini).


TagLine : value investing indonesia andrianoktianto.com // value investing saham // investasi saham pemula // investasi saham berpengalaman // value investor Indonesia // metode value investing // saham value investing indonesia


 

MALINDO FEEDMILL (Saham MAIN) – th. 2021

MAIN salah satu saham sektor poultry dengan valuasi termurah, kinerja menarik serta tingkat resiko gagal ...

LIPPO CIKARANG (Saham LPCK) – th. 2021

LPCK salah satu atau bahkan mungkin satu – satunya saham sektor properti dengan valuasi termurah, ...

E-BOOK REVIEW ATAS LAPORAN KEUANGAN KUARTAL I – TAHUN 2021

Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartal I – Tahun 2021   Dear investor dari berbagai ...

INDO TAMBANGRAYA MEGAH (SAHAM ITMG) – th. 2021

ITMG : pembangkit listrik, pasokan listrik yang berkelanjutan hingga supercycle komoditas, bagaimana “respon” saham Indo ...

E-book Review atas Laporan Keuangan Kuartal III – Tahun 2020

Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartal III – Tahun 2020   Dear investor dari berbagai ...

E-book Review atas Laporan Keuangan Kuartal I – Tahun 2020

Ebook Review atas Laporan Keuangan Kuartal I – Tahun 2020   Dear investor dari berbagai ...